Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Bakti Sosial Ruqyah Aswaja di Sidoarjo Didukung LAZISNU

Bakti Sosial Ruqyah Aswaja di Sidoarjo Didukung LAZISNU
Kegiatan JRA Sidoarjo di kawasan Wedoro yang didukung LAZISNU. (Foto: NOJ/Sutrisno A),
Kegiatan JRA Sidoarjo di kawasan Wedoro yang didukung LAZISNU. (Foto: NOJ/Sutrisno A),

Sidoarjo, NU Online Jatim

Banyak orang sakit yang ingin sehat, namun tidak semua penyakit bisa diobati oleh dokter atau tim medis. Pengobatan alternatif ala Nahdliyin atau orang Jawa biasa menyebutnya suwuk mulai diminati masyarakat dari berbagai lapisan. 

 

Pengobatan dengan metode pembacaan ayat-ayat suci al- Qur’an tersebut dinamakan ruqyah Aswaja. Karena praktisi atau pelakunya adalah para pengurus Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai latar belakang yang menggunakan kaidah dan aturan tertentu.

 

Hal tersebut sebagaimana dilakukan Jam'iyah Ruqyah Aswaja (JRA) Cabang Sidoarjo. Yang dilakukan adalah mengadakan pengobatan gratis yang meliputi ruqyah, bekam dan gurah pada Rabu (20/01/2021). Kegiatan  yang dipusatkan di halaman Masjid Roudhotul Abidin Wedoro tersebut didukung Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (UPZISNU)  Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) setempat.

 

“Kegiatan sosial ini sebagai bentuk kepedulian JRA kepada masyarakat terutama dalam masa pandemi Covid-19,” kata Ustadz Choirul Anwar.

 

Ketua JRA Cabang Sidoarjo tersebut menjelaskan mengenalkan kepada masyarakat bahwa al-Qur'an sebagai obat adalah benar adanya.

 

Sabarudin salah seorang peserta bekam mengatakan bahwa manfaat pengobatan alternatif dari Tim JRA ini sangat bermanfaat. "Awalnya badan saya terasa berat dan capek-capek, setelah dibekam alhamdulillah badan terasa ringan dan bugar,” akunya.

 

Sedangkan peserta lain, H Anam mengatakan bahwa terjadi perubahan yang positif dalam tubuhnya. "Selama ini saya sering batuk dan keluar dahak. Alhamdulillah setelah digurah, kotoran dan lendir yang ada di tenggorokan keluar semua dan sekarang suara saya jadi nyaring," ujarnya kepada NU Online Jatim.

 

Bu Muayyadah turut memberikan keterangan atas penyembuhan penyakit yang diderita. "Selama ini saya mengidap penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, sering gelisah. Dan setelah mengikuti proses ruqyah alhamdulillah bisa muntah seolah penyakitnya keluar, badan terasa ringan dan hati pun terasa tenang," ceritanya dengan senyum.

 

Ahmad Sabarudin selaku pengurus UPZISNU Care LAZISNU Wedoro mengatakan bahwa bakti sosial merupakan salah satu pendukung rangkaian acara lailatul ijtima yang diadakan MWCNU Waru.

 

"Sebagai tuan rumah, kami sangat mendukung kegiatan sosial ini sebagai bentuk pelayanan kesehatan yang menjadi salah satu program 4 pilar bidang kesehatan," terangnya.

 

Dengan adanya pelaksanaan program sosial ini, pengurus tersebut berharap dukungan dari aghniya dan masyarakat pada umumnya untuk menyalurkan zakat, infak dan shadaqahnya. Hal tersebut dapat dilakukan dalam bentuk Kotak Infak (KOIN ) NU yang diambil oleh tim fundraising setiap bulan.

 

"Semoga dengan ketulusan dari aghniya dan masyarakat pada umumnya semua upaya kita untuk melayani umat diridlai Allah SWT, amin yaa rabbal alamin,” pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah

Iklan promosi NU Online Jatim