Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Lima Hal Ini Diberikan Allah kepada Umat Islam saat Berpuasa

Lima Hal Ini Diberikan Allah kepada Umat Islam saat Berpuasa
Suasana ngaji sore Ramadlan yang diadakan di Kantor PCNU Surabaya. (Foto: NOJ/ Hisam Malik).
Suasana ngaji sore Ramadlan yang diadakan di Kantor PCNU Surabaya. (Foto: NOJ/ Hisam Malik).

Surabaya, NU Online Jatim

Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya, KH Mas Sulaiman Nur menjelaskan, apabila puasa dilakukan dengan benar maka akan menjadikan manusia orang yang bertaqwa. Karena puasa itu sendiri adalah menekan nafsu manusia yang terpecah-pecah.

 

Hal ini disampaikan dalam kegiatan ‘Ngaji Sore Ramadhan’ bersama PCNU Kota Surabaya (14/04/2021) yang disiarkan secara langsung melalui media sosial HBNO Surabaya dari Aula Gedung Hoofdbestuur PCNU Kota setempat.

 

“Kenapa Allah SWT memerintahkan kita berpuasa khususnya di bulan suci Ramadlan, sebab di dalam bulan Ramadlan terdapat hikmah dan fadilah yang kembali kepada manusianya sendiri. Dan ada lima hal yang diberikan kepada umat Nabi Muhammad SAW ketika sedang berpuasa akan tetapi nabi yang dahulu tidak diberi,” jelasnya.

 

Adapun lima pemerian itu, yang pertama yaitu pada malam pertama bulan suci Ramadlan Allah SWT melihat kepada umat Nabi Muhammad SAW.

 

“Barang siapa yang dilihat oleh Allah maka akan mendapat rahmat dari-Nya pada saat itu dan dia tidak akan disiksa selamanya. Jadi salah satu keutamaannya mulai dari awal saja sudah mendapatkan seperti itu,” ucap Kiai Mas Sulaiman.

 

Adapun yang kedua ialah bau mulut orang yang sedang berpuasa bagi Allah SWT adalah sangat harum bahkan tidak boleh dihilangkan.

 

“Karena Allah SWT ‘menganggap’ bahwasannya bau mulut orang yang berpuasa itu harum mengalahkan baunya minyak misik. Kalau berkumur maka hukumnya makruh,” tutur kiai yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhibbin Tambak Osowilangun Surabaya tersebut.

 

Kiai Mas Sulaiman Nur melanjutkan, pemberian yang ketiga kepada umat Nabi Muhammad SAW yang sedang berpuasa adalah pada pagi dan sore hari para malaikat senantiasa memohonkan ampunan.

 

“Hal keempat yang diberikan ialah surga mendapatkan perintah dari Allah SWT untuk bersiap-siap dan berhias bahwasannya kelak ia akan ditempati oleh umat Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.

 

 

Adapun yang terakhir pada saat hari akhir di bulan suci Ramadlan Allah mengampuni seluruh umat Nabi Muhammad SAW. “Tetapi orang yang mendapatkan seperti ini apakah orang yang termasuk puasanya dilalui dengan beberapa amaliah lainnya. Waallahua’lam,” pungkasnya.

 

Editor: Romza


Editor:
F1 Bank Jatim