• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 3 Maret 2024

Rehat

Catat, 9 Februari 2024 Ada Amalan Istimewa di Jumat Terakhir Bulan Rajab

Catat, 9 Februari 2024 Ada Amalan Istimewa di Jumat Terakhir Bulan Rajab
Amalan istimewa pada Jumat terakhir bulan Rajab. (Foto: NOJ/ ISt)
Amalan istimewa pada Jumat terakhir bulan Rajab. (Foto: NOJ/ ISt)

Gus Iqdam yang memiliki nama lengkap Gus Muhammad Iqdam Kholid, berhasil menghipnotis masyarakat +62 yang gemar berselancar di media sosial terutama di tiktok. Kontennya selalu berseliweran. Kerap muncul di halaman pertama saat membuka tiktok atau lebih dikenal FYP (For You Page). Termasuk konten terkait amalan bulan Rajab, terutama di hari Jumat akhir bulan Rajab.

 

“Wes ngolek ono tenan nang tanggalan mu, Jumat akhir nang Bulan Rajab (Sudah carilah dengan benar di kalendermu hari Jumat terakhir di bulan Rajab),” kata Gus Iqdam.

 

Lantas, penulis mencari apa yang dimaksud dengan ajakan Gus Iqdam itu. Pertama, penulis mencari Jumat terakhir di bulan Rajab. Menurut catatan kalender, Jumat akhir itu bertepatan dengan tanggal 9 Februari 2024, weton Jumat Legi.

 

Gus Iqdam mengaku tahun lalu dirinya pernah mengamalkan keistimewaan Jumat akhir bulan Rajab itu. Apa keistimewaannya? Di sepanjang tahun uang di tangan kita tidak habis untuk memenuhi segala kebutuhan hidup. Amalan ini dibaca saat khatib duduk sejenak di antara khutbah pertama dan kedua.

 

Para jamaah laki-laki yang berada di masjid dan perempuan bisa membacanya di rumah saat mendengarkan atau mengetahui khatib duduk di antara dua khutbah tersebut. Bacaan itu dianjurkan dibaca sebanyak 35 kali dengan lafadz: 


أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ

  
Ahmad Rasûlullâh Muhammad Rasûlullâh

 

Artinya: “Ahmad utusan Allah, Muhammad utusan Allah.” 

 

Al-Habib Ali bin Hasan Baharun menulis keterangan dari gurunya, Al-Habib Zain bin Ibrahim bin Smith, sebagaimana berikut: 


 فَائِدَةٌ لِإِبْقَاءِ الدُّرَيْهِمَاتِ فِيْ جَمِيْعِ السَّنَةِ الْإِتْيَانُ بِهَذَا الذِّكْرِ (x 35) فِيْ آخِرِ جُمُعَةٍ مِنْ رَجَبَ حَالَ الْخُطْبَةِ الثَّانِيَةِ، وَهُوَ أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ الله، وَقَدْ جَرَّبَهُ الْكَثِيْرُ وَصَحَّ عِنْدَهُمْ
 

Artinya: Faedah. Agar uang tak kunjung habis di sepanjang tahun (dianjurkan) membaca amalan ini sebanyak 35 kali di akhir Jumat bulan Rajab saat khutbah kedua, yaitu ‘Ahmad Rasûlullâh Muhammad Rasûlullâh’. Amalan ini telah dicoba oleh banyak orang dan terbukti berhasil.” (Al-Habib Ali bin Hasan Baharun, Al-Fawaid al-Mukhtarah, hal. 445) 

 

Demikian amalan di Jumat terakhir bulan Rajab. Yang terpenting, sebagaimana sering disampaikan para masyayikh bahwa amalan apa pun maksud utamanya adalah untuk mendekatkan diri kepada-Nya dan diniatkan mengikuti jejak perilaku para ulama terdahulu. Semoga bermanfaat. 

 

*) Moch Rofi’i Boenawi, Dosen Institut Al Azhar Menganti Gresik.


Rehat Terbaru