• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Tapal Kuda

Batik Tulis Inayah Juarai Fashion Batik Muslimah di Pasuruan

Batik Tulis Inayah Juarai Fashion Batik Muslimah di Pasuruan
Pemilik batik tulis Inayah, Syarifatul Isti Inayah bersama juara. (Foto: NOJ/Winda Badiatul Jamilah)
Pemilik batik tulis Inayah, Syarifatul Isti Inayah bersama juara. (Foto: NOJ/Winda Badiatul Jamilah)

Pasuruan, NU Online Jatim

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan menggelar Fashion Batik Muslimah. Kegiatan dalam rangka memperingati hari batik. Di antara kontestan pada ajang tersebut adalah batik tulis Inayah. Kepada NU Online Jatim, Syarifatul Isti Inayah selaku pemilik usaha menjelaskan partisipasinya pada acara tersebut.

 

“Kita mengikuti acara untuk mensupport acara dan mengenalkan kepada khalayak bahwa Kota Pasuruan ada pembatik, salah satunya adalah batik tulis Inayah,” katanya, Sabtu (09/10/2021). 

 

Dijelaskan bahwa sejumlah kendala dihadapi dalam mempersiapkan acara ini, kendati tidak terlalu ribet. 

 

“Tapi memang seluruh tamu undangan disarankan untuk memakai batik tulis khas Pasuruan karena acara tersebut juga dihadiri oleh wali kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan," jelasnya.

 

Kegiatan dibagi dua, yaitu pengumuman pemenang lomba batik dan fashion batik muslimah Kota Pasuruan. Acara ini dihadiri seluruh peserta khususnya dari kalangan terpelajar. Khususnya mereka yang berhasil menang lomba batik dan fashion batik, termasuk pembatik dan pegiat seni. 

 

Syarifatul Isti Inayah menjelaskan dirinya tertarik mengikuti acara agar keberadaan batik tulis Inayah dikenal berbagai kalangan. Apalagi selama lomba berlangsung, peserta yakni sejumlah model lebih banyak memakai batik tulis produksinya. 

 

“Dan alhamdulillah yang memakai batik kita dari salah satu mereka telah meraih juara 1," ujarnya.

 

Pemilik sekaligus pengusaha batik ini menjelaskan untuk mendapatkan juara 1 yang pasti ada dukungan dari para model. Yang juga penting yakni niat untuk menjadi model, juga desainer yang bagus, dan ada kemauan untuk belajar modelling. 

 

“Sedangkan kita hanya berusaha memberi batik terbaik, sedangkan sisanya ditentukan mereka sendiri,” pungkasnya. 


Penulis: Winda Badiatul Jamilah


Editor:

Tapal Kuda Terbaru