• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 7 Desember 2022

Tapal Kuda

Gus Yahya: Pemenuhan Hak Rakyat Tanggung Jawab Negara, NU Membantu

Gus Yahya: Pemenuhan Hak Rakyat Tanggung Jawab Negara, NU Membantu
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: NOJ/ Makhfud Syawaludin)
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: NOJ/ Makhfud Syawaludin)

Pasuruan, NU Online Jatim
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan, bahwa urusan pemenuhan kebutuhan dasar rakyat adalah tanggung jawab negara, bukan NU. Menurutnya, tugas NU ialah membantu pemerintah guna mewujudkan hal tersebut.


"Soal pendidikan, layanan pendidikan, soal layanan kesehatan, soal pengembangan ekonomi, itu bukan tanggung jawab NU. Itu tanggung jawab Negara. Negara yang tanggung jawab, bukan NU," ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahim dan Halal Bihalal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Pasuruan Raya, Kamis (19/05/2022).


Oleh karena itu, dirinya menyebutkan ketika NU banyak melakukan kerja sama dengan pemerintah, seyogyanya hal tersebut NU sedang membantu pemerintah untuk menunaikan tanggung jawabnya.


"Kita bukan sedang mengemis bantuan. Kita bukan sedang mengharapkan sedekah. Kita mau bantu pemerintah, supaya tanggung jawabnya terlaksana dengan baik. Gitu loh. Ini posisi yang harus kita pahami," tegasnya.


Gus Yahya juga menyampaikan, rencana program PBNU tentang peremajaan sawit adalah program pemerintah, yang sejak tahun 2017 hanya mencapai 250.000 hektar. Padahal targetnya 4 juta hektar di tahun 2024.


"Nah, sekarang kita bantu. Nanti kita kerahkan PCNU-PCNU yang punya lingkungan perkebunan untuk ikut mengerjakan pekerjaan pemerintah. Kita bantu pemerintah, bukan pemerintah yang bagi-bagi bantuan," imbuhnya.


Mentalitas yang demikian harus dimiliki oleh struktur dan perangkat organisasi NU di semua tingkatan. Bahwa, NU tidak sedang mengemis bantuan, tetapi membantu pemerintah menjalankan tanggung jawabnya.


"Kenapa kita bikin rumah sakit? Kita mau bantu pemerintah menyediakan akses kesehatan kepada rakyat. Gitu loh. Karena itu tanggung jawab pemerintah," pungkasnya.


Untuk diketahui, turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Rais Aam KH Anwar Iskandar, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Ketua PBNU H Amin Said Husni, dan jajaran syuriyah dan tanfidziyah PCNU Kabupaten Pasuruan, PCNU Kota Pasuruan, dan PCNU Bangil, serta Ketua dan Sekretaris lembaga dan banom NU di tingkat Pimpinan Cabang (PC).


Tapal Kuda Terbaru