• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Tapal Kuda

NU Peduli Semeru

Hari Pertama, Layanan Kesehatan Gratis NU Peduli Semeru Diserbu Pasien

Hari Pertama, Layanan Kesehatan Gratis NU Peduli Semeru Diserbu Pasien
Tim NU Peduli Semeru saat melayani pasien. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)
Tim NU Peduli Semeru saat melayani pasien. (Foto: NOJ/ Sufyan Arif)

Lumajang, NU Online Jatim

Hari pertama dibukanya layanan kesehatan gratis oleh NU Peduli dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah (Jateng) diserbu ratusan penyintas bencana Awan Panas Gunung (APG) Gunung Semeru.

 

Layanan kesehatan yang dibuka mulai hari ini Selasa (01/02/2022) hingga besok ini disebar di lima titik di dua desa. Masing-masing di Desa Sumbermujur dan Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Lumajang.

 

Tercatat pasien yang datang di hari pertama layanan kesehatan gratis ini mencapai 600 lebih dengan berbagai keluhan kesehatan. Akibatnya, ketersediaan obat-obatan yang dibawa tim menjadi menipis.

 

"Tapi alhamdulillah masih bisa dibakcup dengan obat-obatan yang lain dan bisa melanjutkan pelayanan," ungkap dr Trisna, salah satu relawan dari NU Peduli Jateng.

 

Ia mengatakan, pasien yang datang didominasi dari kalangan warga lanjut usia (Lansia) dan anak-anak. Mereka kebanyakan mengeluhkan batuk, pilek, pegal-pegal, darah tinggi dan masalah saluran pernafasan.

 

"Yang usia-usia produktif juga ada, cuma sedikit dan kebanyakan pasien wanita," ujar dr Trisna.

 

Menurutnya, banyaknya keluhan batuk pilek dan saluran pernafasan ini diakibatkan abu vulkanik Gunung Semeru. Karena silika abu vulkanik mengakibatkan infeksi di saluran pernafasan.

 

"Faktor musim hujan juga mendukung sekali. Jadi, saran saya selalu pakai masker. Tujuannya untuk mengurangi abu vulkanik atau material vulkanik yang masuk ke dalam saluran pernapasan sehingga menyebabkan nanti sakit batuk-batuk dan infeksi saluran pernapasan," jelasnya.

  

Sementara itu, Miseni salah satu warga penyintas yang datang memeriksakan diri akibat linu dan gatal-gatal mengaku bersyukur dengan layanan kesehatan ini. Ia merasa terbantu di tengah kondisi yang masih dalam tahap pemulihan pasca-bencana.

 

"Senang sekali, semoga bisa lekas sembuh," pungkasnya.


Editor:

Tapal Kuda Terbaru