• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Tapal Kuda

Inaifas Jember Gelar Bedah Buku Arah Baru Manajemen Pondok Pesantren

Inaifas Jember Gelar Bedah Buku Arah Baru Manajemen Pondok Pesantren
Bedah buku 'Arah Baru Manajemen Pondok Pesantren' di Inaifas Kencong, Jember. (Foto: Ist).
Bedah buku 'Arah Baru Manajemen Pondok Pesantren' di Inaifas Kencong, Jember. (Foto: Ist).

Jember, NU Online Jatim

Institut Agama Islam al-Falah As-Sunniyyah (Inaifas) Kencong, Jember menggelar bedah buku Arah Baru Manajemen Pondok Pesantren. Acara dipusatkan di ruangan kampus setempat, Kamis (01/07/2021).

 

Fauzan Adhim, penulis buku tersebut menjelaskan, banyak pihak yang selama ini memaksakan teori modern untuk menelaah pesantren. Sebagian analisisnya cocok, namun lebih banyak lagi yang salah. Sebab, dengan berbagai keunikan dan ciri khas yang dimiliki pesantren, seringkali membuat analisa teori modern tersebut salah.

 

“Nah, buku ini berusaha menelaah kembali manajemen yang selama ini dijalankan di berbagai pesantren. Karena banyak pondok yang tidak alergi menerapkan manajemen modern sekaligus dengan kokoh mempertahankan tradisi dan keunikannya,” ujarnya.

 

Pria yang merupakan dosen Inaifas ini menyebutkan, di antara pola yang saat ini tumbuh adalah Pesantrenpreneur dan Pesantren Virtual. Keduanya hadir di waktu yang tepat tanpa harus menghilangkan ciri khasnya.

 

“Sebab, dalam teori manajemen pendidikan, ada dua pola yang harus ada. Yaitu substansi yang berisi kurikulum, dan ekstensi yang mencakup pengembangan jangkauan manajemen pendidikan,” lanjut Fauzan.

 

Alumni Pesantren Salafiyah Syafi’iyyah Sukorejo Situbondo ini menambahkan, bahwa manajamen setiap pesantren berbeda-beda, termasuk pada pola rekrutmen tenaga pengajarnya.

 

Biasanya pengasuh pesantren memiliki pertimbangan pada potensi calon guru, penguasaan ilmu dan kepribadian. Di sini ada seleksi, termasuk screening dan staffing.

 

“Nah, pola ini ada dalam teori manajemen modern, dan pada dasarnya sudah diterapkan di pesantren dengan caranya sendiri,” pungkasnya.

 

Selain membedah buku tersebut, dalam kesempatan ini juga mendiskusikan buku Self Healing: Integrasi Tasawwuf dan Psikologi dalam Penyembuhan Psikis dan Fisik karya KH Syamsul Bakri, Wakil Rektor III Universitas Islam Negeri (UIN) Surakarta.

 

Tidak hanya itu, pada momentum ini juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Inaifas Jember dengan UIN Surakarta. Kerja sama tersebut bergerak di bidang pengembangan tridharma perguruan tinggi dalam bentuk pendidikan, pengajaran, dan pengabdian masyarakat.


Tapal Kuda Terbaru