• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Tapal Kuda

Isyana, Nama Bocah Harimau Pemberian Komandan Banser Jatim

Isyana, Nama Bocah Harimau Pemberian Komandan Banser Jatim
Isyana dan Aura, dua Harimau Sumatera betina yang baru lahir di Taman Safari Prigen, Pasuruan. (Foto: Dokumentasi TSP)
Isyana dan Aura, dua Harimau Sumatera betina yang baru lahir di Taman Safari Prigen, Pasuruan. (Foto: Dokumentasi TSP)

Pasuruan, NU Online Jatim

Taman Safari Prigen (TSP), Kabupaten Pasuruan, punya koleksi dua Harimau Sumatera baru. Namanya Isyana dan Aura. Isyana adalah nama yang ditabalkan Bupati Pasuruan sekaligus Kepala Satuan Koordinasi Wilayah Barisan Ansor Serbaguna Jawa Timur Gus Irsyad Yusuf. Sedangkan Aura nama yang diberikan atas usulan masyarakat.

 

Isyana dan Aura merupakan harimau betina yang lahir pada 4 Mei 2021 lalu buah dari pasangan indukan Harimau Sumatera bernama Praja dan Dini. Keduanya lahir melalui proses normal. Dua bulan mengenal dunia, Isyana dan Aura kini dalam perawatan yang bagus karenanya dalam kondisi sehat.

 

“Saat ini kedua bayi dirawat oleh sang induk. Setiap harinya keeper membantu untuk berjemur dari sinar matahari selama satu jam per harinya. Sedangkan induknya diberikan moloco sebagai pelancar ASI,” kata Curator Life Science Taman Safari Prigen, Ivan Chandra, dalam keterangan tertulis diterima wartawan, Senin (02/08/2021).

 

Nama Isyana yang diberikan Gus Irsyad pada salah satu harimau mungil itu berkaitan dengan sejarah Kabupaten Pasuruan. Disebutkan, Isyana adalah nama dinasti yang pernah menguasai Pasuruan pada masa Kerajaan Kalingga.

 

Sedangkan pemberian nama Aura kepada saudara Isyana langsung diberikan kepada masyarakat melalui email official TSP. Dari 100 usulan nama, terpilih Aura yang berarti bebas hidup tanpa tekanan dan bisa membawa aura positif karena menjadi anakan pertama.  

 

Untuk diketahui, Harimau Sumatera adalah satu di antara sembilan sub spesies harimau di dunia. Delapan sub spesies lainnya ialah Harimau Jawa, Bali, Kaspia, Benggala, Siberia, Malaya, China Selatan, dan Indochina. Tiga di antaranya telah punah, yaitu Harimau Bali, Harimau Jawa, dan Harimau Kaspia.

 

Manager Edukasi TSP Eko Windarto mengatakan, Harimau Sumatera masuk dalam status kritis (critically endangered). Berdasarkan data tahun 2004, jumlah populasi Harimau Sumatera di alam bebas hanya sekitar 400 individu saja.

 

Harimau Sumatera menghadapi dua jenis ancaman untuk bertahan hidup. Pertama, mereka kehilangan habitat karena tingginya laju deforestasi dan terancam oleh perdagangan ilegal, di mana bagian-bagian tubuhnya diperjualbelikan dengan harga tinggi di pasar gelap untuk obat-obatan tradisional, perhiasan, jimat, dan dekorasi.

 

Sedangkan di alam liar, Harimau Sumatera hanya dapat ditemukan di Pulau Sumatera, Indonesia. Sementara semakin hari, habitat aslinya pun terusik dengan adanya pengalihan lahan hutan menjadi bisnis yang dinilai menguntungkan oleh oknum.


Tapal Kuda Terbaru