• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Tapal Kuda

Mengenal Emroni, Pegiat Literasi dari Pesisir Pantai Kalibuntu Probolinggo

Mengenal Emroni, Pegiat Literasi dari Pesisir Pantai Kalibuntu Probolinggo
Emroni Sianturi, pegiat literasi dan penulis buku dari Pesisir Pantai Kalibuntu, Probolinggo. (Foto: NOJ/ Siti Nurhaliza)
Emroni Sianturi, pegiat literasi dan penulis buku dari Pesisir Pantai Kalibuntu, Probolinggo. (Foto: NOJ/ Siti Nurhaliza)

Probolinggo, NU Online Jatim
Nama lengkapnya Emroni Sianturi, hampir mirip dengan Ronny Sianturi, vokalis boyband Trio Libels yang ngetop di era 1990-an. Namun, Emroni Sianturi yang ini adalah seorang pegiat literasi dan penulis buku dari Pesisir Pantai Kalibuntu. Tepatnya di Desa Kalibuntu Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo.


Sejak tahun 2019 hingga saat ini, ia aktif sebagai pendiri dan pengelola Komunitas ‘Kami Anak Pantai’. Komunitas ini bergerak pada seni dan budaya, serta media online kamianakpantai.com.


Selain menjadi pegiat literasi, Emroni Sianturi juga merupakan penulis buku. Ia fokus di penulisan karya fiksi berupa cerpen dan puisi. Beberapa karya yang telah dicetak di antaranya adalah Kisahku (buku puisi, 2016), Salkhi (buku puisi, 2018), dan Sebuah Pilihan (kumpulan cerpen, 2022).


Pria kelahiran 06 Desember 1995 tersebut mengatakan, bahwa keadaan lah yang mendorongnya untuk terus menulis. “Kemudian dikumpulkan dan diterbitkan menjadi buku untuk memotivasi saya dalam proses menulis,” kata Emroni kepada NU Online Jatim, Rabu (08/06/2022).


Ia menyampaikan, secara pasti tidak diketahui ihwal dan latar belakangnya hingga menjadi penulis. Menurutnya, boleh jadi karena termasuk lelaki yang lahir di pesisir pantai, sehingga secara ajaib menjadi suka menulis.


“Saya termasuk penulis yang seperti air, ngalir saja dulu. Kadang seperti desir angin di pantai, yang semilir dan gemuruh. Toh, masih muda, harus terus banyak belajar,” ungkapnya.


Dirinya pun berharap agar generasi muda tidak mudah putus asa dengan kegagalan. Karena melalui kegagalan tersebut dapat berproses menjadi sebuah keberhasilan.


“Harapan saya kepada generasi muda agar berteman baiklah dengan kegagalan atau kesalahan, sebab suatu saat nanti ia akan mengantarmu menuju jalan keberhasilan,” pungkasnya.


Diketahui, Emroni pernah mengenyam pendidikan di SD Negeri Kalibuntu. Kemudian pendidikan dilanjutkan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Nurul Islam Kalibuntu, Kraksaan, Probolinggo.


Tapal Kuda Terbaru