• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 27 November 2022

Tapal Kuda

Waspada Hepatitis Akut, LKNU Lumajang Jelaskan Cara Pencegahannya

Waspada Hepatitis Akut, LKNU Lumajang Jelaskan Cara Pencegahannya
Flyer gejala dan pencegahan penyakit Hepatitis Akut dari LKNU Lumajang. (Foto: NOJ/Sufyan)
Flyer gejala dan pencegahan penyakit Hepatitis Akut dari LKNU Lumajang. (Foto: NOJ/Sufyan)

Lumajang, NU Online Jatim

Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyakit hepatitis akut misterius yang menyerang beberapa anak akhir-akhir ini. Ada beberapa langkah pencegahan yang dijelaskan LKNU Lumajang agar terhindar dari penyakit ini.

 

Wendra Wijaya, Ketua LKNU Kabupaten Lumajang menjelaskan hepatitis ini belum diketahui penyebabnya dan berbeda dengan hepatitis pada umumnya. Namun hal itu bisa dihindari dengan selalu menjaga kebersihan diri.

 

"Dengan cara rajin cuci tangan dengan sabun, pastikan makanan itu matang jangan makan makanan mentah dan dijaga kebersihannya, tidak bergantian pakaian dengan orang lain," jelas Wendra saat diwawancarai NU Online Jumat, (13/05/2022).

 

Selanjutnya menurut Wendra, protokol kesehatan seperti memakai masker, mengurangi mobilitas, menjaga jarak dan menghindari kerumunan hendaknya tetap harus dilakukan.

 

"Dan hindari kontak dengan orangĀ  sakit dan menjaga kebersihan lingkungan," imbuhnya.

 

Wendra menuturkan, ada beberapa gejala penyakit misterius yang kasusnya pertama kali dilaporkan di Inggris pada 5 April 2022 ini. Gejala tersebut diantaranya mual, muntah-muntah, diare dan demam ringan. Ini penting diketahui agar jika terjadi gejala seperti di atas bisa segera ditangani lebih dini.

 

"Air kencing berubah menjadi warna pekat seperti teh, kemudian BAB berwarna putih pucat, warna mata dan kulit menguning dan pembekuan darah sampai kejadian kejang dan kesadaran menurun," kata Wendra.

 

Dirinya berpesan, jika hal itu terjadi maka masyarakat diharapkan tidak panik. Bisa segera dikonsultasikan fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan tepat.

 

"Yang terpenting tetap waspada dan kenali gejala awalnya," tandasnya.

 

Terjadinya kasus Hepatitis Misterius ini ditetapkan sebagai kejadian luar biasa oleh WHO pada 15 April 2022 kemarin. dan di Indonesia sendiri sedikitnya ada tiga kasus anak meninggal yang diduga terjangkit penyakit hepatitis akut ini. Dan menurut data dari LKNU Lumajang total ada 170 kasus di 12 negara yang telah dilaporkan.


Tapal Kuda Terbaru