• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 14 Agustus 2022

Tapal Kuda

Rektor UIN KHAS Jember Ingatkan Wisudawan 4 Pesan Kiai Achmad Siddiq

Rektor UIN KHAS Jember Ingatkan Wisudawan 4 Pesan Kiai Achmad Siddiq
Rektor UIN KHAS Jember, Prof Babun Suharto. (Foto: NOJ/ Aryudi A Razaq)
Rektor UIN KHAS Jember, Prof Babun Suharto. (Foto: NOJ/ Aryudi A Razaq)

Jember, NU Online Jatim
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, Prof Babun Suharto meminta wisudawan dan alumni agar selalu menjaga nama baik almamater, di manapun berada. Sebab, di balik UIN  KHAS Jember ada nama tokoh besar yang sangat berintegritas, yaitu Kiai Haji Achmad Siddiq.


Permintaan itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam acara “Wisuda Sarjana S1 XLVI, Pascasarjana S2 XXIX, dan S3 XIV” yang dipusatkan di Gedung Kuliah Terpadu kompleks UIN KHAS Jember, Kamis (12/05/2022).


Menurut Prof Babun, nama Kiai Achmad Siddiq dipilih sebagai nama kampus lantaran jasa tokoh nasional asal Jember itu cukup besar terhadap bangsa dan negara Indonesia. Karenanya, ia menitipkan nama baik almamater agar terus dijaga di tengah-tengah masyarakat.


“Bagaimana di tengah-tengah  masyarakat agar bahu-membahu menjaga nama baik almamater. Sebab, di belakang UIN  KHAS Jember ada nama tokoh besar, yaitu Kiai Haji Achmad Siddiq,” ujarnya.


Prof Babun menyatakan, pihaknya tak akan pernah bosan untuk mengingatkan tentang empat pesan Kiai Achmad Siddiq yang biasa disampaikan kepada santrinya.


Ia berharap agar pesan sosok yang namanya telah ditempelkan di papan nama perguruan tinggi itu menjadi tradisi bagi segenap sivitas akademika UIN KHAS Jember.


Empat pesan tersebut, lanjut Prof Babun, adalah melakukan shalat berjama’ah, selalu membaca Al-Quran, senantiasa membaca shalawat, dan tidak boleh berbuat dzalim terhadap sesama.


“Saudara walaupun tidak pernah tahu, tidak pernah belajar kepada Kiai Ahmad Siddiq, saya yakin beliau akan menganggap saudara sebagai santrinya karena belajar di sini. Karena itu, empat pesan itu perlu diamalkan,” pungkasnya


Penulis: Aryudi A Razaq


Editor:

Tapal Kuda Terbaru