• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Kediri Raya

Begini Cara Alumni Lakmud PKPT UNU Blitar Perkuat Militansi

Begini Cara Alumni Lakmud PKPT UNU Blitar Perkuat Militansi
Review materi dan penulisan bografi tokoh oleh alumni LakmudI PNU-IPPNU UNU Blitar. (Foto: NOJ/Ika NF)
Review materi dan penulisan bografi tokoh oleh alumni LakmudI PNU-IPPNU UNU Blitar. (Foto: NOJ/Ika NF)

Blitar, NU Online Jatim

Menindak lanjuti tingkat pengkaderan Latihan Kader Muda (Lakmud) yang dilaksanakan pada Maret lalu, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar menyepakati adanya Rencana Wajib Lanjut (RWL) dengan peserta.

 

“Tujuan dari adanya RWL adalah untuk memantapkan para kader mengenai materi dan progres ke depan terkait IPNU-IPPNU, karena para alumni ini sudah mendapat gelar seorang kader,” kata Khafin Zubaidi, Senin (07/06/2021).

 

Menurut Ketua PKPT IPNU UNU Blitar tersebut, secara teknisnya, RWL terdapat tiga tahapan. Yang pertama review materi Lakmud, kedua pengawalan pengkaderan Masa Kesetiaan Anggota atau Makesta di wilayah masing-masing dan yang terakhir adalah penulisan biografi tokoh NU yang berpengaruh di wilayahnya.

 

Ketiga hal ini dipresentasikan pada pertemuan alumni Lakmud di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

 

“Untuk pembuatan biografi rencananya akan kami buatkan sebuah buku untuk rangkuman biografi yang sudah ditulis. Namun jika itu belum memungkinkan, akan kita buatkan website untuk menyimpan karya dari para alumni Lakmud,” terangnya kepada NU Online Jatim.

 

Sementara itu, Abdul Latif selaku instruktur Lakmud PKPT IPNU UNU Blitar mengungkapkan ada beberapa kesulitan yang dialami alumni saat menuntaskan RWL. Di antaranya kegiatan pengawalan, sebab sulitnya berkoordinasi dengan panitia setempat.

 

Selanjutnya untuk penulisan biografi, tokoh yang ditulis merupakan orang yang berpengaruh di daerahnya sehingga sulit untuk mengatur waktu wawancara. Meskipun demikian tidak menghalangi semangat untuk tetap menuntaskan RWL.

 

“Alhamdulillah penulisan biografi 80 persen sudah sesuai, sisanya masih perlu sedikit perbaikan,” jelasnya.

 

Disampaikannya bahwa dengan adanya RWL ini diharapkan alumni Lakmud PKPT IPNU IPPNU UNU Blitar peserta dapat mengimplementasikan apa yang sudah didapatkan. Juga berkontribusi penuh di IPNU-IPPNU.

 

“Yaitu menjadi kader IPNU IPPNU yang loyal dan militan untuk organisasi, berguna dan bermanfaat di lingkungan masing-masing, tetapi tidak melupakan amanah dan tanggung jawabnya sebagai kader PKPT IPNU IPPNU UNU Blitar,” pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah


Editor:

Kediri Raya Terbaru