• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 27 Januari 2022

Kediri Raya

Peternak Adakan Aksi, Begini Imbauan Ketua LPNU Blitar

Peternak Adakan Aksi, Begini Imbauan Ketua LPNU Blitar
Flyer aksi peternak di Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/Ika)
Flyer aksi peternak di Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/Ika)

Blitar, NU Online Jatim

Turunnya harga telur secara drastis membuat peternak ayam se-Kabupaten Blitar menggelar bazar telur. Rencana aksi ini akan digelar pukul 09.00 WIB di sepanjang jalan provinsi, mulai dari depan Kantor Kabupaten Kecamatan Kanigoro, hingga perempatan lampu merah Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Selasa (28/09/2021).

 

Dengan seruan aksi melalui pesan siaran di Whatsapp, peternak menuntut pemerintah dengan tiga poin utama, yaitu peternak meminta pemerintah terbitkan Peraturan Presiden (Perpres) lindungi peternak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Serta peternak juga menuntut untuk menghentikan budidaya unggas oleh integrator serta stabilitas harga telur.

 

Menanggapi hal tersebut, Abdul Aziz Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Blitar menghargai aksi para peternak. Apalagi 90 persen peternak di Kabupaten Blitar merupakan warga nahdliyin. Dikabarkan ada 20 juta ekor ayam peternak di Kabupaten Blitar dengan harga yang sangat miris. Hal tersebut yang melatarbelakangi peternak memutuskan untuk menggelar aksi, tak hanya bagi-bagi telur ayam tetapi juga membagikan ayam ternaknya,

 

“Peternak melakukan aksi ini bukan tanpa sebab, ini adalah tanda keputusasaan para peternak. Mereka tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan dan kepada siapa akan mengadu,” tutur Kang Azis kepada NU Online Jatim.

 

Kang Azis juga mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Blitar, dengan adanya aksi tersebut diharapkan warga tetap membeli telur yang dibagikan, jangan mau diberi secara cuma-cuma. Jika perlu memborong telur ataupun ayam dengan harga baik.

 

“Hal tersebut sebagai solidaritas kita sesama, sebagai petani yang juga merasakan kemerosotan harga jual,” tandasnya.

 

Selain itu, dirinya meminta agar pemerintah merespons tuntutan masyarakat agar beban mereka sedikit terkurangi.

 

"Beban masyarakat sudah banyak akibat pandemi ini, oleh karena itu kami memohon agar pemerintah menindaklanjuti tuntutan masyarakat," pungkasnya.


Kediri Raya Terbaru