• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Kediri Raya

Rukyatul Hilal Ramadhan di Blitar Dipindah ke Bukit Banjarsari, Ini Alasannya

Rukyatul Hilal Ramadhan di Blitar Dipindah ke Bukit Banjarsari, Ini Alasannya
Lokasi rukyatul hilal di Bukit Banjarsari, Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/Ika Nur Fitriani)
Lokasi rukyatul hilal di Bukit Banjarsari, Kabupaten Blitar. (Foto: NOJ/Ika Nur Fitriani)

Blitar, NU Online Jatim

Rukyatul hilal untuk menentukan 1 Ramadhan 1443 Hijriyah pada Jumat (01/04/2022) di Kabupaten Blitar kini dilaksanakan di Pos Obervasi Bulan (POB) Bukit Banjarsari, Kecamatan Wonotirto. Itu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang berlokasi di Pantai Serang.​​​​​​​


Mun'im Sufufi, penyelenggara Syari'ah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blitar menuturkan, sebelumnya rukyatul hilal dilaksanakan di Pantai Serang, namun karena berbagai faktor, pihaknya memutuskan untuk memindah lokasi rukyat ke Bukit Banjarsari.


“Sebenarnya di Pantai Serang ada dua lokasi, namun yang satu sudah tidak dipakai karena sudah terhalang bukit. Kemudian lokasi yang kedua, karena pertimbangan medan yang cukup ekstrem dan risiko air laut pasang ketika pulang selesai rukyat,” katanya kepada NU Online Jatim, Kamis (31/03/2022).


Mun'im menerangkan, Bukit Banjarsari dipilih karena akses menuju lokasi cukup mudah dan medannya tidak terlalu ekstrem, sehingga dapat dijangkau oleh semua kendaraan. Lokasinya juga tak jauh, yakni sekira 17 kilometer ke selatan Kota Blitar.


Alasan lainnya, lanjut Mun’im, letak geografisnya juga mendukung. Titik rukyat di Bukit Banjarsari berada di ketinggian 381 meter di atas permukan laut dengan kondisi permukaan tanah yang rata. Tak ada bukit yang menghalangi tim rukyat.


“Dan yang membuat Bukit Banjarsari beda dari lokasi yang lain, yaitu dilihat dari ufuknya sangat bagus dan jauh dari halangan serta kontaminasi cahaya,” ungkapnya.


Secara teknis, Kemenag sudah siap melaksanakan rukyatul hilal. Tim yang digandeng, baik unsur pemerintah maupun masyarakat, seperti organisasi masyarakat, sudah siap melaksanakan rukyat bersama-sama. Begitu juga dengan peralatan, Kemenag menyiapkan teropong Celestron CPC 1100 yang canggih.


“Kami juga melibatkan lembaga pendidikan, seperti Madrasah Aliyah Negeri 2 Blitar yang memiliki ekstrakurikuler falakiyah, Kemenag se-Wilayah Kerja Kediri, organisasi masyarakat serta para pemerhati rukyatul hilal,” kata Mun’im.


Kediri Raya Terbaru