• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 21 Mei 2022

Madura

Bahas Sejumlah Isu, PB PMII Sowan Ketum PBNU

Bahas Sejumlah Isu, PB PMII Sowan Ketum PBNU
Ketum PB PMII M Abdullah Syukri saat sowan Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: NOJ/ Moh Khoirus Shadiqin)
Ketum PB PMII M Abdullah Syukri saat sowan Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf. (Foto: NOJ/ Moh Khoirus Shadiqin)

Sumenep, NU Online Jatim

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) M Abdullah Syukri melakukan silaturahmi atau sowan ke Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf, Senin (17/01/2022).

 

Agenda yang dilaksanakan di Kantor PBNU, Jakarta Pusat tersebut merupakan pertemuan perdana sejak KH Yahya Cholil Staquf terpilih menjadi Ketua Umum PBNU masa khidmat 2022-2027, sebagaimana hasil Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung akhir 2021 lalu.

 

"Yang kami lakukan yaitu silaturahim, karena kebetulan (kepemimpinan) kami baru berjalan kurang lebih 7 bulan masa kepengurusan. Beliau (Gus Yahya) juga baru terpilih di Muktamar kemarin. Jadi kita kenalan ngobrol PMII dan ngobrol NU," kata Gus Abe, sapaan akrab M Abdullah Syukri.

 

Gus Abe merespons maraknya wacana PMII menjadi bagian dari badan otonom NU Kembali yang dihembuskan belakangan ini. Menurutnya, sejatinya PMII adalah NU meskipun secara organisasi pernah menyatakan independen.

 

" Terakhir, pada Kongres Pondok Gede, PMII ada hubungan interpedensi dengan NU. Tapi secara substansial kita adalah satu gerakan. Bahkan, pada hajat-hajat NU, teman-teman PMII mengambil peran penting di situ," ujarnya.

 

Pada prinsipnya, lanjut Gus Abe, wacana PMII kembali menjadi banom NU itu terus berkembang dan banyak dibahas sejumlah kalangan, baik di tingkat Pengurus Cabang (PC) maupun Pengurus Komisariat (PK).

 

“Terkait hal ini, saya tidak memiliki wewenang dalam mengambil keputusan. Karena nanti yang memutuskan itu Kongres bukan saya," terangnya.

 

Pada kunjungannya itu, Gus Abe ditemani Sekretaris Jenderal (Sekjen) PB PMII Muhammad Rafsanjani dan Bendahara Umum PB PMII Panji Sukma Nugraha. Sedang dari PBNU, Gus Yahya didampingi Ketua PBNU H Amin Said Husni.

 

Ada tiga hal yang ditekankan Gus Yahya agar menjadi fokus kawalan PB PMII di periode ini. Yakni isu yang mencakup perihal intelektualisme, teknokrat, dan entrepreneur. Menurutnya, tiga hal ini perlu dilakukan dalam menjawab kebutuhan dan tantangan zaman.

  

“Kita ini butuh kebangkitan dinamisasi besar-besaran di kalangan intelektual NU. PMII adalah sumber intelektual NU. Kita butuh betul dan itu lumayan kompleks,” kata Gus Yahya.


Madura Terbaru