• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 10 Agustus 2022

Madura

Berkah Orang Tua, Ketua PMII Sampang Jadi Jamaah Haji Termuda

Berkah Orang Tua, Ketua PMII Sampang Jadi Jamaah Haji Termuda
M Nadzir Fatihil Haq, jamaah haji termuda asal Sampang. (Foto: NOJ/ Fahromi Nashihuddin)
M Nadzir Fatihil Haq, jamaah haji termuda asal Sampang. (Foto: NOJ/ Fahromi Nashihuddin)

Sampang, NU Online Jatim
Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sampang, M Nadzir Fatihil Haq menjadi jamaah haji termuda di Kabupaten Sampang pada tahun 2022. Di usianya yang ke-26 tahun, ia akan menunaikan rukun Islam kelima atas keberkahan kedua orang tuanya yang istiqamah shalat Tahajud.


“Saya bisa menunaikan ibadah haji ini berkat kedua orang tua yang istiqamah shalat tahajud dan mendoakannya sejak semasa saya masih di pesantren,” ujarnya kepada NU Online Jatim, usai Pembekalan Jamaah Haji oleh Bupati Sampang, H Slamet Junaidi di Pendopo Trunojoyo, Senin (13/6/2022).


Pria kelahiran Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Sampang itu mengaku mendaftar sebagai calon jamaah haji pada tahun 2010, dan baru terkonfirmasi berangkat pada tahun 2020. Karena pandemi Covid-19, dirinya beserta rombongan jamaah haji lainnya baru bisa berangkat pada tahun 2022 ini.


"Jadi total selama pengantrian mulai dari tahun 2010 sampai pemberangkatan di 2022, itu dengan kurun waktu 12 tahun," tutur Nadzir.


Sempat tertunda karena pandemi, Nadzir mengaku sempat merasa sedih dan gelisah hingga akhirnya ia memendam hal itu dengan bersabar. Ia pun memilih memohon kepada Allah dan meningkatkan ibadah ketika dipastikan gagal berangkat haji selama dua tahun berturut-turut.


"Awalnya sangat sedih sekali ketika dipastikan gagal berangkat di tahun 2020 dan 2021, tetapi saya memohon kepada Allah supaya bisa berangkat di tahun berikutnya. Alhamdulillah, atas karunia Allah, insyaallah berangkat tahun ini bersama rombongan," ucapnya.


Untuk biaya keperluan ibadah haji, Nadzir mengatakan bahwa semuanya murni berkat kedua orangnya. Mulanya ia tidak tahu telah didaftarkan, ia baru tahu setelah pulang ketika liburan pesantren. Menurutnya, ibadah haji ini merupakan hadiah terbaik dari kedua orang tuanya.


"Semoga saya dan semua jamaah diberkahi Allah dan dijadikan haji mabrur. Kemudian harapan saya untuk semua pemuda, karena antrian semakin lama setiap tahunnya, mari sisihkan rejeki untuk menabung haji sejak dini," pungkasnya.


Madura Terbaru