• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 27 September 2022

Madura

Komunitas Pemuda di Sumenep Fasilitasi Lapak Baca Keliling

Komunitas Pemuda di Sumenep Fasilitasi Lapak Baca Keliling
Sejumlah siswa sekolah saat menikmati buku yang difasilitasi Komunitas Serikat Pemuda Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep. (Foto: NOJ/ Firdausi)
Sejumlah siswa sekolah saat menikmati buku yang difasilitasi Komunitas Serikat Pemuda Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep. (Foto: NOJ/ Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim
Komunitas Serikat Pemuda Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep gelar Lapak Baca Keliling di berbagai Lembaga Pendidikan Islam (LPI). Ketua Serikat Pemuda Guluk-Guluk, Moh Faiq mengatakan, bahwa kegiatan ini sudah dilakukan sejak dua tahun lalu yang bertempat di depan kantor kecamatan setempat.


"Dan di tahun ini, kami mulai mendatangi lembaga-lembaga pendidikan di daerah pedesaan yang sulit mendapat akses bacaan di perpustakaan," ujarnya kepada NU Online Jatim, Selasa (31/05/2022).


Sasaran utamanya adalah lembaga pendidikan, baik swasta atau negeri, terutama di pelosok desa yang sulit mengakses buku-buku bacaan melalui perpustakaan daerah. Selain itu, juga ruang-ruang publik, seperti depan kantor kecamatan dan balai desa.


"Kami bersinergi dengan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan untuk memassifkan gerakan ini di berbagai tempat. Artinya, kami melibatkan pemuda, pelajar, mahasiswa secara umum untuk bergerak bersama," terang Faiq.


Mantan Ketua Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Guluk-Guluk ini menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut untuk menanamkan gemar membaca sedini mungkin dan membangun kebiasaan membaca di lingkungan sekolah dan masyarakat.


Tak hanya itu, juga untuk membentuk pola pikir siswa melalui buku yang dibaca, dan menciptakan iklim pengetahuan dan lingkungan belajar. Apabila semakin banyak bahan pustaka atau buku bacaan, pihaknya mengaku akan membangun perpustakaan umum.


"Saat buku yang tersedia jumlahnya sekitar 350 buku, yang terdiri dari buku ilmiah, non fiksi, fiksi, cerita bergambar, komik, dan ilmu pengetahuan umum dan lainnya," ungkap alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu.


Dirinya bersyukur bahwa program tersebut telah terlaksana di beberapa tempat, antara lain di LPI Miftahul Jannah Desa Payudan Dundang, LPI Ainul Falah Desa Bakeong, LPI Attarbiyah Desa Guluk-Guluk, dan LPI Al-Anwar Desa Payudan Daleman.


"Berkat gerakan literasi ini, ada juga LPI di luar kecamatan yang meminta kami untuk menggelar lapak baca ini. Seperti hari ini kami menyapa LPI Zainussalim Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding," tuturnya.


Faiq menegaskan, semua yang dilakukan oleh mereka dengan niat tulus. Artinya, pihaknya melakukannya secara sukarela atau gratis.


​​​​​​​"Bagi LPI yang menginginkan kami datang ke lokasi, mekanismenya sederhana. Pertama, menghubungi kami secara langsung dengan nomer yang telah disediakan. Kedua, mengatur jadwal lapak baca," pungkasnya.


Madura Terbaru