• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 7 Februari 2023

Madura

LAZISNU di Sumenep Kumpulkan Puluhan Juta untuk Korban Gempa Cianjur

LAZISNU di Sumenep Kumpulkan Puluhan Juta untuk Korban Gempa Cianjur
Pengumpulan donasi untuk korban gempa Cianjur oleh LAZISNU di SUmenep. Foto: Istimewa
Pengumpulan donasi untuk korban gempa Cianjur oleh LAZISNU di SUmenep. Foto: Istimewa

Sumenep, NU Online Jatim

NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) se-Kabupaten Sumenep menyerahkan hasil penggalangan dana korban gempa Cianjur kepada Pengurus Cabang (PC) NU Care-LAZISNU Sumenep di kantor setempat.


Disebutkan oleh Kiai Quraisy Ketua PC NU Care-LAZISNU Sumenep bahwa ada 9 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) yang menghimpun donasi untuk korban gempa Cianjur.


Kesembilan MWCNU antara lain Kalianget berhasil menghimpun dana sebesar Rp7.003.300, Gapura Rp5.686.500, Pragaan Rp1.352.500, Ganding Rp345.000, Kota Rp3.108.000, Batang-Batang Rp1.232.500, Manding Rp1.607.000, Batuan Rp1.191.500, Dungkek Rp694.000, pesantren An-Najah Rubaru Rp139.000, dan aplikasi Beramal Baik Lazisnu Sumenep Rp4.307.058.


"Total keseluruhan yang kami kantongi Rp26.666.358," ujarnya saat dikonfirmasi NU Online Jatim, Rabu (30/11/2022).


Berdasarkan surat edaran dari Pengurus Wilayah (PW) NU Care-LAZISNU Jawa Timur, pihaknya akan membatasi open donasi sampai tanggal 05 Desember 2022. Baik online melalui link beramalbaik dan konvensional atau penggalangan dana pada titik strategis di masing-masing MWCNU yang serentak dilakukan secara kolaboratif lintas lembaga dan badan otonom.


"Untuk selanjutnya, kami akan melakukan serah terima dengan PW LASISNU Jawa Timur pada tanggal 10 Desember 2022. Artinya, kami tidak turun ke lapangan. Persoalan teknis peruntukannya, dipasrahkan pada wilayah" terangnya.


Dikatakan Kiai Quraisy, pihaknya belum bisa mengakumulasi keseluruhan perolehan. Karena penggalangan masih berlanjut sampai 05 Desember 2022. 


Kemungkinan, lanjutnya, faktor cuaca yang menjadi kendala di masing-masing kecamatan. Oleh karenanya, ia mengajak kepada warga untuk menyisakan hartanya. Pasalnya, gerakan donasi mengajarkan dan membumikan ukhuwah basyariyah dan ukhuwwah wathaniyah.


"Sekali lagi, kami hanya menerima donasi berbentuk uang dengan pertimbangan jarak tempuh yang lebih jauh," tandasnya.


Editor:

Madura Terbaru