• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 4 Februari 2023

Madura

LAZISNU Sumenep Percayakan Penyaluran Daging Kurban ke MWCNU Pragaan

LAZISNU Sumenep Percayakan Penyaluran Daging Kurban ke MWCNU Pragaan
NU Care-LAZISNU MWCNU Pragaan mendapatkan kepercayaan untuk membagikan daging kurban. (Foto: NOJ/Firdausi)
NU Care-LAZISNU MWCNU Pragaan mendapatkan kepercayaan untuk membagikan daging kurban. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim 

Banyak cara yang dilakukan Nahdliyin atau warga Nahdlatul Ulama untuk memeratakan daging kurban di setiap pelosok. Hal ini dilakukan Pengurus Cabang (PC) NU-Care Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep kepada sebagian daerah. 

 

Kali ini yang dipercayakan adalah pengurus NU-Care LAZISNU Majelis Wakil Cabang (MWCNU) Pragaan. 

 

Ketua PC NU Care-LAZISNU, Ustadz Abd Hadi menjelaskan bahwa MWCNU Pragaan pantas mendapat bantuan hewan kurban. Karena selama ini menjadi percontohan.  "Semoga bantuan ini bermanfaat bagi Nahdliyin di Kecamatan Pragaan," harapnya, Ahad (2/8). 

 

Kiai Muhris Baharun berterima kasih atas kepercayaan untuk menyalurkan daging kurban kepada kalangan yang berhak. Ketua NU-Care LAZISNU Pragaan tersebut menyebutkan bahwa penyembelihan dilakukan di sekitar lingkungan Pondok Pesantren Darul Ihsan Pekamban Daya. 

 

"Kami menyalurkan kepada puluhan warga yang berhak di sekitar lingkungan pesantren," ungkapnya. 

 

Alumni Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo tersebut berharap agar setiap momen Idul Adha, seluruh Nahdliyin, dermawan, dan aghniya bekerja sama dengan LAZISNU. 

 

"Semua harus bersinergi dengan kami untuk tujuan yang sama yaitu memajukan NU ke depan dalam bidang kemasyarakatan," harapnya. 

 

Tak berhenti di situ, ia memberikan terobosan baru agar Nahdliyin ikut berkurban, yakni dengan cara membuka tabungan kurban. Tenaga pendidik Pondok Pesantren Darul Ihsan Pekamban Daya tersebut menjelaskan bahwa program yang akan dijalankan setelah Idul Adha ada dua jenis. 

 

"Pertama, tabungan kurban hewan kambing cukup 1 orang atau tidak boleh patungan. Kedua, jenis tabungan sapi yang sifatnya patungan atau cukup 7 orang," jelasnya.

 

Dirinya berharap agar program tersebut benar-benar terealisasikan. Karena dia mohon dukungan doa dan kerja sama nahdliyin, baik kultural maupun struktural.

 

“Agar sama-sama menyukseskan program ini," pungkasnya.
 


Editor:

Madura Terbaru