• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Madura

Lora Ismail Kholil Buat Akun Baru Pasca Ditangguhkan Instagram

Lora Ismail Kholil Buat Akun Baru Pasca Ditangguhkan Instagram
Akun Baru Lora Ismail. (Foto: NOJ/istimewa)
Akun Baru Lora Ismail. (Foto: NOJ/istimewa)

Bangkalan, NU Online Jatim

Pendakwah milenial Lora Ismail Amin Kholil asal Bangkalan, Madura akhirnya membuat akun instagram baru, setelah akun @ismailalkholilie ditangguhkan oleh pihak instagram. Baru sehari, akun baru @ismaelalkholili sudah banyak diikuti muhibbin.

 

Pantaun NU Online Jatim pukul 08.00 Kamis, (22/09/2022) jumlah follower sudah menembus 35 ribu. Ada tiga postingan yang di akun itu, salah satunya video resmi keterangan resmi mengenai akun Cicit dari Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan tersebut.

 

"Luar bisa sekali, masyaallah dalam hanya waktu 4 jam sudah ada 22 ribu followers. Jadi para sahabat mohon maaf karena akun instagram saya sampai sekarang masih di suspend instagram. Di sini saya ingin menjelaskan kronologisnya agar para teman teman tidak jatuh dalam kesalahan yang saya lakukan," ungkap Lora Ismail live instagram pada Rabu malam (22/09/2022).

 

Kiai muda yang pernah nyantri kepada KH Maimoen Zubair di Sarang itu mengungkapkan pada Ahad (17/09/2022) Lora Ismail membuat story karena ada niat ingin membuat brand parfume sendiri. Dengan kelebihan wangi parfum dan lebih miring harganya, sehingga mirip dengan parfum mahal. 

 

"Seperti parfumnya itu, saya menyebutkan merek. Saya menyebutkan 2 merek terkenal dan beberapa menit kemudian ada pemberitahuan akun saya ditangguhkan," ulasnya.

 

Ia berpesan kepada warganet, untuk tetap berhati-hati dalam membuat story, apalagi ketika menyebutkan merek, berjualan, atau mempromosikan barang. Dirinya tetap mempersilakan berdagang atau berbisnis, tapi ada kode etik yang tidak boleh dilanggar. Salah satunya menyebut merek barang yang terkenal di instagram.

 

"Karena di situ bakal dituduh menpromosikan produk ilegal. Menjual barang palsu dan sebagainya, otomatis akan dapat hukuman yaitu akunnya ditangguhkan. Jika banding tidak diterima selama 30 hari, maka wassalam," terangnya.

 

Pendakwah muda yang getol memberikan kajian-kajian keislaman bernuansa Ahlussunnah wal Jamaah melalui akun medsosnya awalnya kaget. Sebab, akun yang sudah berusia tiga tahun itu telah miliki 225 ribu followers.

 

"Di situ banyak sekali kenangan di tarim, akad nikah di tarim dan ketika saya haji. QnA pertanyaan yang banyak sekali, mungkin ribuan dengan berbagai tema juga highlight berbagai kalam hikmah para ulama, quotes itu semuanya ada di dalam harus hilang dalam waktu sekejap," paparnya.

 

Kendati demikian, Lora Ismail Al Kholili tetap bisa mengontrol diri. Dirinya ingat bahwa baginda Nabi Muhammad SAW pernah bersabda jika ada sesuatu musibah yang jatuh pada kalian, ada tidak nyaman yang dirasakan kalian maka jangan kalian katakan "Lau kadza wa kadza" (Jangan berandai-andai kalian mendapatkan suatu ujian, mendapatkan cobaan jangan kalian jangan berandai-andai).

 

"Jangan mengatakan andai saja aku tidak begini misalnya saya tidak upload story itu, hingga akhirnya dibanned. Wa lakin kulu qodarullah wa masyaallah. Jadi katakanlah semua sudah ditakdirkan oleh Allah SWT. Apa yang dikehendaki Allah pasti terjadi," ulasnya.

 

Tidak lupa, alumni Darul Musthofa asuhan Habib Umar bin Hafidz tersebut mengucapkan salam dan terima kasih kepada muhibbin karena sudah memfollow akun baru. Ia memohon doa agar sisa waktu banding 24 hari bisa pulih sehingga tidak dihapus secara permanen.

 

"Terima kasih yang sudah memfollow, semangat kalian, dan doakan saya banding saya diterima tersisa 25 hari lagi, sebelum akun dihapus permanen. Mudah-mudahan tidak sampai dihapus, bisa kembali lagi. Sekali lagi itu akun sangat berarti bagi saya, selama ini akun itu yang menemani saya bersama kalian. Berbagi ilmu, sharing ilmu dan kebaikan dengan kalian. Pada akhirnya saya serahkan kepada Allah SWT, tapi kita tetap harus berikhtiar berharap pada Allah SWT," tandasnya.


Madura Terbaru