• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 10 Agustus 2022

Metropolis

Pandangan Lora Ismael Al Kholilie tentang Sosok Kiai Ma’ruf Khozin

Pandangan Lora Ismael Al Kholilie tentang Sosok Kiai Ma’ruf Khozin
Lora Ismael Al Kholilie bersama KH Ma’ruf Khozin (Foto: Instagram Lora Ismael Al Kholilie)
Lora Ismael Al Kholilie bersama KH Ma’ruf Khozin (Foto: Instagram Lora Ismael Al Kholilie)

Sidoarjo, NU Online Jatim
Lora Ismael Al Kholilie yang merupakan keturunan kelima dari sang Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan menyampaikan pandangannya tentang sosok KH Ma’ruf Khozin, Ketua Aswaja Nahdlatul Ulama (NU) Center Jawa Timur.
 

Menurut Lora Ismael, Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jatim itu merupakan kiai yang tawadhu’.
 

“Meskipun beliau sudah bisa disebut sebagai kiai kelas  nasional, namun saat bertemu saya beliau selalu berperikalu bukan layaknya seorang kiai. Melainkan seorang santri yang seakan berada di depan seorang kiai, dengan bahasa “krama inggil” Madura dan sikap sopan santun yang luar biasa,” tulis Lora Ismail di akun Instagramnya @ismaelalkholilie, Rabu (23/02/2022).
 

Alumni Pesantren Darul Falah Amtsilati Jepara ini menyampaikan bahwa Kiai Ma’ruf elah memiliki rumah dan bermukim di pulau garam. Ia juga mencurahkan rasa bahagianya. Karena satu hari sebelumnya mengisi pengajian bersama Kiai Ma’ruf.
 

“Kiai  Ma’ruf bercerita bahwa dulu kakek buyut beliau berguru kepada Syaikhona Kholil. Bahkan beliau juga mengatakan bahwa beliau bisa dimudahkan mendapat tanah di dekat Suramadu setelah Tawassul ke makam Syaikhona Kholil,” terangnya.
 

Lora Ismael menceritakan, Kiai Ma’ruf memiliki amalan khusus ketika berziarah ke makam Syaikhona Kholil. Amalan ini diperoleh oleh alumni Pondok Pesantren Al Falah Ploso Kediri itu dari Ijazah  Kiai Nawawi Sidogiri. “Njenengan (kalian) semua bisa minta sendiri ijazahnya ke beliau Kiai Ma’ruf,” tulisnya.
 

Bagi Lora Ismael, Kiai Ma’ruf merupakan kiai panutan. Pasalnya, meskipun sudah punya dua rumah di Madura dan Surabaya, dua jabatan  Ketua Komisi Fatwa MUI Jatim dan Ketua Aswaja Center NU Jatim, bahkan meski sudah menjadi kiai yang masyhur dan viral di mana-mana, namun Kiai Ma’ruf tetap istiqomah setia beristri satu.
 

 

“Saya yakin Kiai Ma’ruf bukan tidak mampu, jika mau, beliau jauh di atas kata “mampu”, tapi saya husnudzon beliau ini teguh mengamalkan dawuh Imam Syafii’ yang dinukil dalam kitab Al-Bayan. Saya lebih suka seorang lelaki beristri satu saja, meskipun dia boleh menikah lebih dari itu,“ ujar Lora Ismael.


Editor:

Metropolis Terbaru