• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 6 Oktober 2022

Madura

Rumahnya Ambruk, Nenek 90 Tahun Ini Dibantu LAZISNU Bangkalan

Rumahnya Ambruk, Nenek 90 Tahun Ini Dibantu LAZISNU Bangkalan
Ketua PCNU Bangkalan, KH Muhammad Makki Nashir saat bertemu Mariyah. (Foto: NOJ/ Sa'dullah)
Ketua PCNU Bangkalan, KH Muhammad Makki Nashir saat bertemu Mariyah. (Foto: NOJ/ Sa'dullah)

Bangkalan, NU Online Jatim

Rasa syukur terus diucapkan oleh Mariyah, nenek berusia 90 tahun asal Dusun Matanak Desa Keranggan Barat Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan. Pasalnya, karena rumah kecilnya yang sempat ambruk kini mulai dibangun kembali oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq, Shadakah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Bangkalan.


Mariyah merupakan penerima manfaat dari bantuan yang digalang oleh LAZISNU setempat yang hidup sendiri setelah ditinggal suaminya puluhan tahun lalu. Mariyah mempunyai anak dan cucu, bahkan ia mengaku kalau dihitung jumlahnya lebih dari 20 orang, tapi semua anaknya memilih untuk tinggal bersama mertuanya.


"Saya sudah sekitar 10 tahun tidak masak, saya makan diberi tetangga. Kalau anak banyak, tapi semuanya ikut mantu dan banyak yang meninggal. Sekarang anak saya yang masih hidup tinggal dua," kata Mariyah, Ahad (20/02/2022).


Kondisi Mariyah yang sudah senja membuat beberapa anggota tubuhnya tidak berfungsi secara normal. Kedua kakinya sakit sehingga membuatnya kesulitan untuk berjalan.


Untuk makan sehari-hari, Mariyah bergantung pada tetangga yang ikhlas bergantian memberi makanan. Jika tidak ada yang datang memberikan makanan, ia pun tidak makan.


Sesaat sebelum rumahnya ambruk, Mariyah sedang lesehan sambil menunggu Shalat Isyak, tiba-tiba rumahnya ambruk. Penyebabnya bukan karena diterpa angin atau badai, tapi karena memang kondisi rumah yang sudah tidak layak huni, kayu-kayunya pun rapuh termakan rayap.


Dengan sisa tenaga nenek yang sudah berusia hampir satu abad itu, ia berteriak lirih meminta pertolongan tetangga. Warga pun berdatanganan menolong Mariyah dan mengevakuasi barang-barang yang bisa diselamatkan.


Mariyah mengatakan, bile mengingat kejadian itu, dirinya mengaku bersyukur karena masih diberi keselamatan. Ia pun berharap masih diberi kesehatan dan umur yang panjang.


"Alhamdulillah, saya masih bisa selamat, doakan saya semoga diberi kesehatan dan umur yang panjang agar saya bisa beribadah kepada Allah," tutur Mariyah.


Hingga saat ini, LAZISNU Bangkalan terus melakukan penggalangan dana untuk pembangunan rumah Mariyah. Salah satunya melalui saluran kitabisa.com/kembalikangubukmariyah. Total dana yang terkumpul saat ini adalah Rp15 juta dengan target Rp75 juta.
 


"Mudah-mudahan masih banyak orang-orang baik yang peduli kepada Nenek Mariyah ini," kata Ketua LAZISNU Bangkalan, Ustadz Abdul Makin.


Madura Terbaru