• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 29 September 2022

Kediri Raya

Gus Izzul Harap Akun Instagram Lora Ismail Bangkalan Aktif Lagi

Gus Izzul Harap Akun Instagram Lora Ismail Bangkalan Aktif Lagi
Tangkap layar akun instagram Lora @ismaelalkholilie. Foto :NOJ/ Istimewa)
Tangkap layar akun instagram Lora @ismaelalkholilie. Foto :NOJ/ Istimewa)

Kediri, NU Online Jatim
Beberapa hari yang lalu akun pendakwah milenial Lora Ismail Amin Kholil asal Bangkalan, Madura ditangguhkan oleh pihak Instagram. Akun Instagram @ismailalkholilie yang tidak bisa digunakan sama sekali hingga saat ini itu mendapat respons dukungan dari beberapa kalangan.


Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Kediri, Agus H Izzul Maula Dliyaullah atau Gus Izzul mengatakan, saat ini akun instagram Lora Ismail sudah dalam proses pengajuan aktivasi kembali. Ia berharap akun Cicit dari Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan ini bisa aktif kembali.


"Sekarang ini sudah diurus oleh pihak Cyber Ansor, semoga instagram Lora Ismail bisa aktif kembali," ungkap Gus Izzul saat dikonfirmasi, Rabu (21/09/2022).


Dirinya mengaku telah mengklarifikasi langsung ke Lora Ismail penyebab ditangguhkan akun yang sudah memiliki 255 ribu follower itu. Yakni, berawal dari niat ingin berjualan parfum yang hampir mirip dengan brand terkenal.


"Tapi di instastorynya menulis nama sebuah brand, akhirnya dibanned oleh pihak instagram karena dikira mau jualan parfum palsu," ungkap putera Almaghfurlah KH Imam Yahya Mahrus ini.


Pantauan NU Online Jatim, per pukul 14.30 WIB akun instagram @ismaelalkholilie masih belum nampak di pencarian. Diketahui, Lora Ismail adalah sosok pendakwah muda yang getol memberikan kajian-kajian keislaman bernuansa Ahlussunnah wal Jamaah melalui akun medsosnya.


Tak pelak, banyak kalangan milenial yang mengikuti atau memfollow kiai muda yang pernah nyantri kepada KH Maimoen Zubair di Sarang itu, satu pesantren dengan KH Bahauddin Nursalim atau yang dikenal Gus Baha.


Selepas di Sarang, beliau diizinkan oleh Mbah Moen untuk mengembara keilmuan ke Timur Tengah, yaitu Yaman. Dari situlah lahir buah karya 'Catatan dari Tarim', yang mengisahkan pengalaman Lora Ismael dalam mengarungi lautan ilmu agama di Darul Musthofa asuhan Habib Umar bin Hafidz.


Kediri Raya Terbaru