• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 25 September 2022

Madura

MWCNU di Bangkalan Gelar Vaksinasi Serentak di 7 Titik

MWCNU di Bangkalan Gelar Vaksinasi Serentak di 7 Titik
Vaksinasi yang diadakan MWCNU Burneh, Bangkalan. (Foto: NOJ/ Sa'dullah).
Vaksinasi yang diadakan MWCNU Burneh, Bangkalan. (Foto: NOJ/ Sa'dullah).

Bangkalan, NU Online Jatim

Geliat vaksinasi di Bangkalan terus meningkat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta vaksinasi massal yang ada di daerah Bangkalan.

 

Salah satu vaksinasi yang diserbu warga berada di Mushala Asy' Syuhada, Perumnas Tunjung Permai, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Vaksinasi ini diadakan oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Burneh dengan jenis vaksin yang disediakan adalah Sinovac dosis 1 dan 2 dengan slot tak terbatas.

 

Vaksinasi yang digelar selama satu hari ini mengundang antusiasme masyarakat, warga dari berbagai lapisan dan usia ikut hadir mengikuti vaksinasi.

 

Salah satu warga yang ikut vaksinasi ialah Fatimatuz Zahra, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura mengaku ikut vaksinasi agar bisa mengikuti perkuliahan. "Mengikuti protokol kesehatan ini juga untuk memenuhi persyaratan kuliah," kata Zahra.

 

Ia menceritakan, dirinya merasa mengantuk usai divaksin. "Efek yang saya sendiri rasakan setelah divaksin itu cuma lapar dan ngantuk," ungkapnya.

 

Dalam menyukseskan vaksinasi, pengurus MWCNU Burneh dibantu oleh perwakilan Badan Otonom (Banom) NU setempat, salah satunya IPNU-IPPNU.

 

Ketua PAC IPNU Burneh, Iskandar Fahmi Anwar mengaku bersyukur bisa ikut andil menyukseskan vaksinasi. Ia berharap, vaksinasi ini bisa membantu pemerintah meningkatkan imun masyarakat.

 

"Alhamdulillah kami diberikan kepercayaan oleh pengurus MWCNU untuk menyukseskan acara hari ini," kata Fahmi.

 

Sekretaris MWCNU Burneh, Ustad Abdul Makin menyebutkan, kegiatan vaksinasi ini diadakan dengan kerja sama DPRD Bangkalan dan Kodim Bangkalan. "Ini difasilitasi oleh Ketua DPRD Bangkalan, juga ini kerja samanya dengan Kodim," ujar Ustad Makin.

 

Ada 7 titik tempat vaksinasi yang diadakan serentak di Kecamatan Burneh. Tujuh titik itu, ungkap Ustad Makin, tersebar mulai berbagai desa, lembaga hingga di pondok pesantren.

 

Pelaksanaan vaksinasi ini juga mewajibkan pengurus MWCNU dan Banom untuk untuk ikut vaksin. "Kami juga meminta dari beberapa ranting mengirimkan warganya, semua pengurus NU Burneh dan Banom diwajibkan vaksin," terang Ustad Makin.

 

Ustad Makin juga menyampaikan, kepercayaan masyarakat terhadap vaksin meningkat. Hal itu dikarenakan banyaknya tokoh masyarakat dan ulama yang melakukan vaksin.

 

"Alhamdulillah antusias dari warga insyaallah sudah banyak yang tidak takut lagi dengan vaksin. Karena para sesepuh, ulama dan kiai sudah memberi contoh kepada warga bahwasanya vaksin itu sehat, aman, dan halal," ungkap Ustad Makin.

 

 

Ia juga mengajak masyarakat tidak terpegaruh informasi yang tidak benar tentang vaksin. "Tidak usah takut dengan berita yang menyesatkan. Karena orang terpengaruh oleh berita-berita yang tidak benar dari medsos juga cerita dari mulut ke mulut yang tidak benar. Saya berharap warga dan mudah-mudahan segera diberi petunjuk oleh Allah untuk menyadari bahwa vaksin ini benar-benar suatu hal yang sangat positif," pungkasnya.

 

Penulis: Sa'dullah


Editor:

Madura Terbaru