• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Madura

Sejumlah Pemkab di Jatim Gratiskan Rapid Antigen untuk Santri

Sejumlah Pemkab di Jatim Gratiskan Rapid Antigen untuk Santri
Sejumlah santri saat kembali ke pondok pesantren. (Foto: Ist).
Sejumlah santri saat kembali ke pondok pesantren. (Foto: Ist).

Pamekasan, NU Online Jatim

Masa libur santri beberapa pesantren di Jawa Timur memasuki tahap akhir. Sebagaimana biasa, pihak pesantren mewajibkan santrinya untuk melakukan Rapid Test Antigen terlebih dahulu sebelum kembali ke pesantren. Mengingat, saat ini sedang dalam masa pandemi.

 

Sebagai bentuk pelayanan yang baik kepada masyarakat, sejumlah Pemerintah Kabupaten di Jawa Timur menyediakan Rapid Antigen gratis bagi santri yang hendak kembali ke pondok pesantren. Salah satunya Kabupaten Pamekasan.

 

Dilansir dari beritabaru.co, Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menyebutkan, bahwa Rapid Antigen gratis kepada santri tersebut merupakan bentuk antisipasi dini terhadap penyebaran Covid-19.

 

“Rapid Antigen gratis ini disediakan secara gratis kepada santri asal Pamekasan yang mondok di luar daerah,” ujar Bupati yang juga A’wan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur ini.

 

Hal serupa juga dilakukan oleh Irsyad Yusuf, Bupati Kabupaten Pasuruan. Dikutip dari surya.co.id, sejumlah pesantren di Kabupaten Pasuruan mendapatkan Rapid Antigen gratis ini. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap pesantren sebagai ladang ilmu pendidikan, khususnya ilmu agama.

 

Gus Irsyad, sapaannya menyebutkan, sebanyak 3.000 Rapid Antigen telah didistribusikan ke pesantren sasaran. Ia menyebutkan, bahwa Rapid Antigen tersebut merupakan bantuan dari PT HM Sampoerna.

 

“Memang, 3.000 Rapid Antigen tersebut belum bisa mencover semua santri yang akan kembali ke pesantren. Namun, setidaknya dapat mengurangi beban pemerintah. Semoga bermanfaat,” pungkasnya.


Madura Terbaru