• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 28 September 2022

Madura

Tingkatkan Kapasitas Anggota, LPBINU Sampang Hadirkan Sekjen FPRB Jatim

Tingkatkan Kapasitas Anggota, LPBINU Sampang Hadirkan Sekjen FPRB Jatim
Kegiatan penguatan kapasitas anggota oleh LPBINU Sampang bersama Sekjen FPRB Jatim. (Foto: NOJ/ Fahromi Nashihuddin)
Kegiatan penguatan kapasitas anggota oleh LPBINU Sampang bersama Sekjen FPRB Jatim. (Foto: NOJ/ Fahromi Nashihuddin)

Sampang, NU Online Jatim

Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Sampang menggelar Penguatan Kapasitas LPBINU Sampang. Kegiatan dipusatkan di Kantor Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU, Jalan H Makboel, Kelurahan Polagan, Kabupaten Sampang, Ahad (06/03/2022).


Agenda ini mendatangkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Provinsi Jawa Timur, Catur Sudarmanto, untuk memberikan pemahaman kebencanaan kepada anggota.


Sekjen FPRB Provinsi Jawa Timur, Catur Sudarmanto mengatakan, sesuai dengan fokus LPBINU, maka semua tentang kebencanaan harus benar-benar dipahami. Ia menyebutkan, bahwa penanganan bencana bukan hanya sebatas emergency response tanggap darurat.


"Artinya, penanganan bencana tidak seperti pemadam kebakaran ketika ada kejadian baru turun. Tetapi, upaya penanganan bencana itu dilakukan mulai dari pra bencana, saat terjadinya bencana, dan pasca bencana," jelasnya.


Pria yang akrab disapa Mbah Darmo itu menegaskan, bahwa pemahaman dasar tentang kebencanaan harus dipahami terlebih dahulu. Setelah itu, baru memahami materi lainnya seperti, kajian resiko bencana sebagai dasar untuk melakukan perencanaan penanggulangan bencana.


"Yang paling krusial harus dipahami oleh para relawan bencana adalah manajemen bencana, supaya sudut pandang penanganannya tidak hanya emergency response, tapi juga pada langkah pengurangan resiko bencana," paparnya.


Sementara Ketua LPBINU Sampang, Umar Faruq menjelaskan, bahwa kegiatan ini adalah pelatihan internal PC LPBINU Sampang, tetapi juga melibatkan perwakilan LPBINU di tingkat MWCNU yang sudah terbentuk, yakni di Karang Penang dan Kedungdung.


"Untuk peserta yang hadir dan mengikuti kegiatan hari ini ada sekitar 20 orang lebih. Seharusnya lebih banyak, hanya saja banyak yang bentrok dengan kegiatan lain, jadi tidak bisa hadir," ucapnya.


Pelatihan ini, lanjut Umar, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota LPBINU agar memahami dasar-dasar kebencanaan. Diharapkan, nantinya semangat para pengurus sebagai relawan seimbang dengan ilmu yang dimiliki.
 


"Kedepannya, sesuai dengan rekomendasi Ketua PCNU, kami juga akan menyasar pesantren-pesantren untuk menularkan santri tangguh bencana, yakni Sanggup. Selain itu, pasca lebaran nanti kami akan sowan ke semua MWCNU untuk pembentukan LPBINU," pungkasnya.


Madura Terbaru