• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 26 Juni 2022

Malang Raya

Aksi Kemanusiaan Turut Warnai Penutupan MTQ NU Kapolda Cup Jatim

Aksi Kemanusiaan Turut Warnai Penutupan MTQ NU Kapolda Cup Jatim
Pemberian Bantuan untuk Korban Gempa Bumi dari Panitia JQHNU diwakili Musyafa' Ali kepada Syaiful Amin, ketua LPBI NU Jawa Timur. (Foto: NOJ/Hilyatul Maknunah)
Pemberian Bantuan untuk Korban Gempa Bumi dari Panitia JQHNU diwakili Musyafa' Ali kepada Syaiful Amin, ketua LPBI NU Jawa Timur. (Foto: NOJ/Hilyatul Maknunah)

Malang, NU Online Jatim

Rangkaian Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Jamiyyatul Qurra’ wal Hufadh Nahdlatul Ulama (JQHNU) Jawa Timur XIV lanjutan mencapai puncaknya. Penutupan sekaligus pengumuman para pemenang dihelat di Pondok Pesantren Asy-Syadili, Pakis, Kabupaten Malang, Ahad (11/04/2021) petang.

 

Musyafa’ Ali selaku ketua pelaksana mengisahkan bahwa ada kejadian gempa yang sempat menimpa pada saat musabaqah berlangsung.

 

“Pada saat penyelenggaraan lomba kemarin kita dikagetkan dengan adanya gempa,” terangnya. 

 

Hal tersebut, lanjut Gus Syafa’ sapaan akrabnya menyita perhatian pengurus dan panitia JQHNU Jawa Timur.

 

“Kita tahu bahwa banyak korban maka kami dari panitia menyisihkan sedikit donasi untuk membantu para korban. sedikit sumbangan dari kami semoga dapat meringankan beban para korban,” tambah sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) JQHNU tersebut.

 

Bantuan tersebut langsung diserahkan kepada Syaiful Amin, Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Jawa Timur.

 

“Nantinya bantuan ini akan kita salurkan menyesuaikan dengan kebutuhan di Malang, Lumajang, dan Blitar. Karena tiga kabupaten dengan dampak terbesar itu yang kita utamakan,” jelas Amin.

 

Data sementara yang sudah ada, sebanyak 8 orang meninggal dunia, ribuan rumah rusak dari parah hingga ringan. Sebagian warga untuk sementara waktu terpaksa diungsikan sebab rumah yang sudah roboh dan dikhawatirkan terjadi gempa susulan.

 

“Sejauh ini yang sudah dilakukan LPBINU sudah turun lapangan di tiga kabupaten paling terdampak, yang kami utamakan korban pengungsian di Malang dan Lumajang,” imbuhnya.

 

Syaiful menambahkan bahwa LPBINU bersama-sama dengan donatur lainnya baik dari komunitas masyarakat, maupun lembaga amil seperti NU Care-Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) untuk membantu para korban terdampak.

 

“Sampai saat ini, teman-teman dari NU Malang peduli masih mendata lagi korban-korban yang rumahnya rusak ringan,” ungkap Amin.

 

Dirinya berharap kepada warga Jawa Timur khusunya, agar tetap siaga dalam menghadapi bencana.

 

“Kita harus tetap siaga, karena bencana itu tidak dapat dihindari tapi bisa dikurangi dampaknya,” pungkasnya.

 

Editor: Risma Savhira


Malang Raya Terbaru