• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 14 Agustus 2022

Malang Raya

Begini Perhatian Lakpesdam NU Malang terhadap Perempuan

Begini Perhatian Lakpesdam NU Malang terhadap Perempuan
Tangkapan Layar Webinar Peran Wanita dalam Pendidikan PC Lakpesdam NU Kabupaten Malang pada Sabtu (24/04/2021) pagi. (NOJ/Moch Miftachur Rizki)
Tangkapan Layar Webinar Peran Wanita dalam Pendidikan PC Lakpesdam NU Kabupaten Malang pada Sabtu (24/04/2021) pagi. (NOJ/Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim

Pengurus Cabang (PC) Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Malang menggelar ‘Webinar Peran Wanita dalam Pendidikan’ secara virtual melalui jaringan zoom meeting pada Sabtu (24/04/2021) pagi. Kegiatan ini digelar dalam rangka turut serta merayakan Hari Kartini, Hari Lahir (Harlah) ke-71 Fatayat NU dan Harlah ke-75 Muslimat NU.

 

Dalam kegiatan ini hadir dr H Umar Usman sebagai Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang. Webinar kali ini menghadirkan tiga narasumber sekaligus yakni Hj Mufidah, Hj Khofidah, dan Hj Mutiah Faridah. Webinar kali ini menjadi menarik karena di pandu oleh Risa Elvia.

 

“Terkait tema yang diambil Lakpesdam kali ini memang sekaligus merayakan hari ulang tahun Fatayat NU ke 71 (24 April), Hari Kartini (21 April), dan Harlah Muslimat ke 75 (29 Maret),” kata H Abdul Malik Karim Amrullah, Ketua Lakpesdam Kabupaten Malang.

 

Ia melanjutkan, Lakpesdam memandang bahwa perempuan di era modern ini memiliki peran yang sangat signifikan terutama dalam pembangunan bangsa dan negara. Perempuan di era ini sudah tidak bisa dianggap remeh karena mereka mampu melakukan perubahan baik positif maupun negatif.

 

“Di NU sendiri gerakan perempuan melalui Muslimat dan Fatayat sudah memiliki banyak kontribusi dalam pergerakan di masyarakat. Intinya kegiatan dan tema ini untuk mengambil contoh dari peran perempuan khususnya di lingkungan NU,” ungkapnya.

 

Doktor Amka sapaan akrabnya menyampaikan, Lakpesdam berharap ada tindaklanjut berupa sinergitas dengan Muslimat dan Fatayat setelah kegiatan tersebut. “Untuk bisa melakukan pelatihan-pelatihan bagaimana menjadi perempuan yang mandiri dan bisa berkontribusi di masyarakat,” pungkasnya.

 

Sementara itu dr H Umar Usman Ketua PCNU Kabupaten Malang berharap agenda Lakpesdam semacam ini bisa berlanjut dan semakin membaik.

 

“Kami sangat mengapresiasi langkah Lakpesdam yang terus berkembang dan terus meningkatkan sumber daya yang ada dengan membuat terobosan-terobosan bagaimana meningkatkan kapasitas dari sumber daya yang ada,” harapnya.

 

Pemateri pertama yakni Hj Mufidah selaku Guru Besar Bidang Ilmu Sosial Hukum Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ia mengulas tentang problem hari ini yang masih muncul misalnya kekerasan rumah tangga, pernikahan dini dan lainnya.

 

Selanjutnya pemateri kedua yakni Hj Khofidah selaku Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Malang dan anggota Fraksi PKB DPRD Jatim. Ia memaparkan peran dan tantangan Muslimat NU serta bagaimana pemerintah memberikan solusi dengan undang-undang perempuan yang sudah dikeluarkan.

 

 

Sedangkan pemateri terakhir atau ketiga yakni Hj Nur Mutiah sebagai Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Malang yang menginginkan acara Lakpesdam seperti ini harus sering dilaksanakan karena akan membantu memberikan wawasan kepada perempuan bagaimana menjadi seorang perempuan yang hebat.

 

Editor: Romza


Editor:

Malang Raya Terbaru