• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 26 September 2022

Malang Raya

Mari Doakan, Dua Korban Terseret Ombak di Malang segera Ketemu

Mari Doakan, Dua Korban Terseret Ombak di Malang segera Ketemu
Posko pencarian korban terseret ombak di Pantai Batu Bengkung, Kabupaten Malang. (Foto: NOJ/MMR)
Posko pencarian korban terseret ombak di Pantai Batu Bengkung, Kabupaten Malang. (Foto: NOJ/MMR)

Malang, NU Online Jatim

Dua korban terseret ombak di Pantai Batu Bengkung, Kabupaten Malang, Maulana Muhammad Al Faridzi (20) dan Dimas Reza (21) belum ditemukan hingga empat hari pencarian. Maulana adalah satu dari tiga korban mahasiswa Institut Pesantren KH Abdul Chalim (Ikhac) Mojokerto, adapun Dimas dari rombongan wisatawan lain.

 

“Sampai saat ini kami masih lakukan pencarian dua 2 korban yang belum ditemukan,” kata petugas Pengendali Operasi Kantor Badan SAR Nasional Surabaya, Ainul Makhdin kepada NU Online Jatim, Sabtu (29/05/2021) sore kemarin.

 

Ia menjelaskan, lebih dari 40 personel tim SAR gabungan melakukan pencarian di pesisir dan perairan sekitar lokasi kejadian. Sesuai prosedur yang berlaku, operasi pencarian korban dilaksanakan selama tujuh hari. Bila juga belum ditemukan, evaluasi akan dilakukan apakah pencarian dilanjutkan atau dihentikan.

 

“Tentunya kami sangat berharap bahwa pencarian dan evakuasi berjalan dengan lancar tanpa kendala apa pun. Berkaitan penyisiran, kami lakukan penyisiran darat karena kondisi gelombang yang tidak memungkinkan untuk penyisiran ke tengah laut,” tandas Ainul.

 

Diberitakan sebelumnya, sebanyak enam orang wisatawan terseret ombak di Pantai Batu Bengkung, Kabupaten Malang, Rabu pagi (26/05/2021). Enam korban itu ialah tiga mahasiswa Ikhac, Maulana Muhammad Al-Farizi (20), Fikri (20), Azizah Zahiro Abdul Latif (21); dan tiga korban lain dari rombongan wisatawan berbeda, yakni Linda Pravita Sari (26), Dimas Riza Nurul Hakim (21), Aprilia Dwijayanti (24).

 

Beberapa saat setelah terseret ombak, Azizah, Linda, dan Aprilia ditemukan. Sayang, Azizah dan Linda meninggal dunia, sementara Aprilia kritis dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara Fikri baru ditemukan meninggal dunia Kamis. Tersisa Maulana dan Dimas yang masih dalam pencarian.

 

Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Polairud) pada Kepolisian Resor Malang Ajun Komisaris Polisi Totok menjelaskan, rombongan wisatawan dari Kota Mojokerto sebanyak enam orang tiba di Pantai Batu Bekung pada Selasa sore.

 

Sementara rombongan mahasiswa Ikhac berjumlah delapan orang tiba pada Rabu (26/05/2021) dini hari sekira pukul 03.00 WIB. Adapun rombongan dari Kota Batu sebanyak 15 orang tiba di lokasi satu jam kemudian.

 

Pada Rabu pagi menjelang Matahari terbit, ketiga rombongan itu naik ke Bukit Bengkung untuk menikmati sunrise dan berswafoto. Bukit Bengkung terpisah dari bibir pantai. Saat itu, air masih surut.

 

"Begitu kembali setelah memfoto sunrise saat itulah datang ombak yang begitu besar," kata Kanit Gakum Polair Polres Malang, Iptu Yoni Pribadi.

 

Editor: Nur Faishal


Malang Raya Terbaru