• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 18 Juni 2024

Malang Raya

Ustadz Hanan Attaki: Pentingnya Temukan Misi Dakwah dalam Hidup

Ustadz Hanan Attaki: Pentingnya Temukan Misi Dakwah dalam Hidup
Ustadz Hanan Attaki saat memberikan tausiyah di Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang. (Foto: NOJ/Tim dekdok pesantren)
Ustadz Hanan Attaki saat memberikan tausiyah di Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang. (Foto: NOJ/Tim dekdok pesantren)

Malang, NU Online Jatim

Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, Malang, KH Marzuki Mustamar menghadirkan da'i kondang yang banyak digandrungi anak muda, Ustadz Hanan Attaki.


Pengajian umum bersama Ustadz Hanan Attaki yang dikemas dalam acara Ngaji Bareng merupakan salah satu rangkaian acara haul dan halal bihalal di Pondok Pesantren Sabilurrosyad yang digelar beberapa waktu lalu di halaman pesantren.


Ustadz Hanan Attaki yang dikenal sebagai Founder Komunitas Shift Pemuda Hijrah tersebut mengawali ceramahnya di depan ratusan jamaah yang didominasi anak muda dengan menyampaikan pentingnya menemukan misi dakwah dalam hidup.


"Dakwah tidaklah selalu tentang ceramah di atas panggung, melainkan semua bidang bisa menjadi sarana dakwah," ujarnya.


Ia melanjutkan, pemuda saat ini sangatlah kreatif dan melek terhadap perkembangan zaman dan derasnya arus informasi, hal tersebut seyogyanya menjadi ladang dakwah bagi para pemuda saat ini.


Ustadz Hanan memberikan contoh beberapa bidang yang dapat dijadikan sebagai ladang dakwah di antaranya menjadi konten kreator dakwah, membuat film, desain animasi dan bidang lain yang identik dengan dunia anak muda saat ini.


“Upaya tersebut merupakan sarana dan alternatif bagaimana menyampaikan dakwah kepada orang-orang di luar sana dengan dunia yang mereka sukai atau geluti,” terang alumnus Universitas Al Azhar Mesir tersebut.


Pihaknya menjelaskan peristiwa yang dialami Ashabul Kahfi dan anjing mereka, sebagai bentuk sekecil apapun peran dakwah, Allah memberikan posisi yang baik sebagaimana anjing yang menjaga para Ashabul Kahfi yang disebutkan hingga empat kali merupakan cara Allah memandang istimewa peran anjing tersebut.


"Maka temukan dakwah dalam misi hidup, niscaya hidup akan direncanakan dengan baik oleh Allah," ungkapnya.


Malang Raya Terbaru