• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 30 September 2022

Matraman

Cucu Mbah Hasyim Asy’ari Wafat, Bakal Dimakamkan di Jombang

Cucu Mbah Hasyim Asy’ari Wafat, Bakal Dimakamkan di Jombang
Hj Lili Nailufari, cucu KH M Hasyim Asy'ari wafat. (Foto: NU Online).
Hj Lili Nailufari, cucu KH M Hasyim Asy'ari wafat. (Foto: NU Online).

Jombang, NU Online Jatim

Kabar duka menyelimuti Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Pasalnya, cucu Hadratussyekh KH M Hasyim Asy'ari, Hj Lili Nailufari wafat. Secara nasab, Hj Lilik Nailufari putri dari KH Abdul Karim Hasyim bin KH Muhammad Hasyim Asy'ari. Diketahui, Hj Lilik wafat tadi malam pukul 22.10 WIB di Jakarta.

 

Informasi tersebut dikatakan oleh Pengurus Pondok Pesantren Tebuireng, Ustadz Mufti Adli. Menurutnya, pagi tadi jenazah cucu Mbah Hasyim Asy’ari tersebut diberangkatkan dari Jakarta ke Pondok Pesantren Tebuireng.

 

“Beliau (Hj Lilik) akan dimakamkan di makam keluarga besar Pesantren Tebuireng,” ujar Mufti dilansir NU Online, Senin (30/08/2021).   .  

 

Di lokasi makam yang sama, juga bersemayam jenazah KH M Hasyim Asy'ari, KH Wahid Hasyim, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Salahuddin Wahid, Nyai Nafiqoh dan tokoh-tokoh Tebuireng lainnya.

 

"Rencananya dimakamkan satu kompleks dengan KH M Hasyim Asy'ari dan tokoh lainnya di Tebuireng," imbuhnya.

 

Dirinya menambahkan, menurut kabar yang diterima kalangan santri, rencana jenazah Hj Lilik akan disalatkan terlebih dahulu di masjid Tebuireng   

 

Lebih lanjut, Mufti mengatakan, bahwa Hj Lilik merupakan putri kedua dari pasangan KH Abdul Karim Hasyim dengan Nyai Masykuroh. Saudara lainnya ialah Muhammad Nasir, Muhammad Hasyim, dan Lilik Nafiqoh. Kiai Karim sendiri adalah pengasuh Tebuireng setelah era KH Wahid Hasyim.  

 

"Nyai Lilik ini kakak dari Gus Cecep (KH Muhammad Natsir Karim), Pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyah Tebuireng," jelas pemuda asal Mojokerto ini.  

 

Menurut Mufti, sepanjang hidup Hj Lilik dikenal sebagai orang baik. Selain itu, Hj Lilik lebih banyak menetap di Ibu Kota (Jakarta) bersama keluarganya.

 

"Seringnya di Jakarta, jarang terlihat kalau di Pesantren Tebuireng," pungkasnya.


Matraman Terbaru