• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Minggu, 4 Desember 2022

Matraman

Fatayat NU Pacitan serukan Deklarasi Anti Golput

Fatayat NU Pacitan serukan Deklarasi Anti Golput
Gelaran deklarasi anti golput oleh Fatayat NU Pacitan. (Foto: NOJ/Yazid)
Gelaran deklarasi anti golput oleh Fatayat NU Pacitan. (Foto: NOJ/Yazid)

Pacitan, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pacitan gelar deklarasi anti golput dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, Sabtu (05/12/2020). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh salah satu Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pacitan.

 

Acara yang di gelar di Gedung Pengurus Cabang Nahldatul Ulama (PCNU) Pacitan ini bertujuan untuk mensukseskan Pilkada di Pacitan pada tanggal 9 Desember Mendatang. Pengurus dan Perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU se-Kab.Pacitan pun hadir pada kegiatan ini.

 

Ketua Fatayat NU Cabang Pacitan, Murtyaningsih mengungkapkan, pemuda Kabupaten Pacitan harus turut serta mensukseskan Pilkada Tahun 2020, karena suara perempuan juga penentu masa depan Pacitan.

 

"Mari Sukseskan Pilkada tahun 2020 dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan tidak Golput. Potensi suara kaum perempuan juga bagian penentu masa depan Kabupaten Pacitan. Kita saling menguatkan dalam dimensi kehidupan di ruang domestik maupun publik. Fatayat NU itu bagai air yang dimanapun berada selalu menyejukkan, menebar kebaikan bukan kebencian," ungkapnya.

 

Disisi lain Komisioner KPU Kabupaten Pacitan, Agus Susanto mengapresiasi kegiatan yang di adakan tersebut. Selain itu juga menunggu kontribusi kader dan kiprah Fatayat NU dalam KPU dan Bawaslu Kabupaten Pacitan.

 

"Terimakasih pada Fatayat NU atas inisiatif kegiatan ini yang bisa meminimalisir angka golput di Kabupaten Pacitan. Kami tunggu juga kontribusi kader untuk berkiprah di KPU maupun Bawaslu," ujarnya.

 

Komisioner Bawaslu Kabupaten Pacitan, Sulami juga menambahkan, bahwa Fatayat NU harus menjadi penyambung lidah Bawaslu dan KPU pada masyarakat untuk tidak golput, anti politik uang, dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

 

"Di Pacitan ini sudah ada 5 desa yang jadi kampung anti politik uang. Fatayat NU diharap bisa jadi penyambung lidah Bawaslu dan KPU untuk mensukseskan Pilkada tahun 2020 ini. Terlebih penting untuk tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan," terangnya.

 

 

Penulis: Yazid Busthomi


Matraman Terbaru