• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 28 September 2022

Matraman

Giliran Banser Nganjuk Dibekali Teknik Penyelamatan di Air

Giliran Banser Nganjuk Dibekali Teknik Penyelamatan di Air
Seorang anggota Banser Nganjuk saat hendak mengikuti pelatihan Teknik Penyelamatan di Air. (Foto: NOJ/M Nazar Afandi)
Seorang anggota Banser Nganjuk saat hendak mengikuti pelatihan Teknik Penyelamatan di Air. (Foto: NOJ/M Nazar Afandi)

Nganjuk, NU Online Jatim

Puluhan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Nganjuk mengikuti Water Rescue Training atau pelatihan penyelamatan di air. Kegiatan yang digelar selama tiga hari sejak Jum’at (08/10/2021) hingga Ahad (10/10/2021) tersebut dilaksanakan di Desa Malangsari, Kecamatan Tanjunganom, Nganjuk.

 

Anggota Banser yang tergabung dalam Satuan Banser Tanggap Bencana (Bagana) ini dilatih tindakan pertolongan dan penyelamatan, terutama laka air yang sering terjadi di Kabupaten Nganjuk.

 

“Memang di Nganjuk ini sering terjadi bencana. Maka, latihan bersama ini sudah tepat, sesuai dengan tema yakni baca kondisi, ambil tindakan, selamatkan, satu visi, satu komando,” kata Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nganjuk, Muhammad Rifa’i, saat pembukaan acara, Jumat (08/10/2021).

 

Rifa’i berharap, peserta selalu memperhatikan hal-hal yang disampaikan oleh instruktur dengan baik, cermat dan tidak lengah. Karena hal ini menyangkut nyawa dan pertolongan di lapangan.

 

Terlebih untuk Bagana Nganjuk, dirinya berharap nantinya memiliki kemampuan, keterampilan dan koordinasi dengan pihak terkait dengan baik di lapangan. “Jadi, nanti di lapangan bisa diterapkan, tidak malah merepotkan,” ungkapnya.

 

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk, Abdul Wakid mengatakan, bahwa urusan bencana saat ini menjadi tanggung jawab bersama antar pihak. Yakni, antara unsur terkait di pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, semuanya harus berperan aktif dalam semua tahapan penanggulangan bencana.

 

“Kita semua juga ikut bertanggung jawab dalam menangani bencana. Baik saat tahap pra-bencana, tanggap bencana, maupun pasca bencana,” kata Abdul Wakid.

 

Wakid juga berharap, seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan dengan seksama dan serius. “Sebab hal ini untuk penguasaan operasi pencarian, pertolongan dan evakuasi korban laka air,” pungkasnya.

 

Untuk diketahui, latihan bersama ini diadakan oleh Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser dengan BPBD Nganjuk. Peserta dari unsur Banser Nganjuk sebanyak 60 orang, sedang dari BPBD berjumlah 10 orang.

 

 

Acara pembukaan dihadiri Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Nganjuk, Moh Hasyim Afandi dan Sekretaris PCNU Nganjuk, M Ali Anwar. Turut hadir pejabat dan relawan BPBD Nganjuk dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tanjunganom.

 

Penulis: M Nazar Afandi


Matraman Terbaru