• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 11 Agustus 2022

Matraman

Ikhtiar Tingkatkan Mutu, STAINU Pacitan Laksanakan Akreditasi Institusi

Ikhtiar Tingkatkan Mutu, STAINU Pacitan Laksanakan Akreditasi Institusi
Suasana akreditasi online STAINU Pacitan oleh BAN-PT. (Foto: NOJ/RM).
Suasana akreditasi online STAINU Pacitan oleh BAN-PT. (Foto: NOJ/RM).

Pacitan, NU Online Jatim

Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Pacitan laksanakan akreditasi. Program ini dilakukan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) secara online melalui zoom meeting pada Rabu-Kamis, (09-10/06/2021).

 

Sebelum melaksanakan akreditasi di tingkat institusi, STAINU Pacitan sudah mengantongi predikat Baik pada program studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ekonomi Syariah (ES). 

 

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STAINU Pacitan, Murtiyaningsih mengungkapkan, ada perbedaan antara assessment atau penilaian sebelumnya dengan akreditasi kali ini yang menggunakan versi 4.0.

 

Di antara kriteria penilaiannya meliputi visi, misi, tujuan, dan strategi STAINU Pacitan. Selain itu, tata pamong, tata kelola dan kerjasama mahasiswa, sumber daya manusia, keuangan, sarana dan prasarana, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat luar, dan capaian tridharma.

 

“Sebelumnya, akreditasi hanya menggunakan tujuh kriteria penilaian. Sedangkan saat ini menggunakan versi 4.0 yang di dalamnya juga juga melibatkan peran mahasiswa,” katanya kepada NU Online Jatim.

 

Assessment yang dilaksanakan selama dua hari tersebut berjalan cukup baik. Partisipan yang hadir dalam zoom meeting pun tidak hanya melibatkan dosen, tetapi juga mahasiswa dari lintas angkatan dan prodi.

 

Agus Salim, salah satu mahasiswa semester delapan mengaku bangga dengan menjadi bagian dari keluarga besar STAINU Pacitan. Selain menambah ilmu, juga menambah relasi.

 

“Saya bangga menjadi bagian dari STAINU Pacitan, bisa menambah ilmu, guru serta mampu bersilaturahim dengan orang-orang yang luar biasa seperti bapak,” ungkapnya kepada tim penilai atau assessor.

 

Mahasiswa yang juga sebagai pengasuh Pondok Roudhoh Al Hikam ini berharap agar STAINU Pacitan terus berbenah. Misal peningkatan sarana prasarana serta terdapat kerja sama yang baik antara generasi tua dan muda. Terlebih lembaga ini merupakan perguruan tinggi satu-satunya di Pacitan yang berdiri di bawah naungan NU.

 

“Harapannya, terdapat kolaborasi antara dosen muda dan tua, sehingga mampu melahirkan generasi yang luar biasa. Warga Pacitan pun tidak perlu jauh-jauh keluar kota jika di sini ada kampus yang bagus dan memadai,” pungkasnya.

 

Editor: A Habiburrahman


Matraman Terbaru