Kemenag Nganjuk Ajak Tumbuhkan Ekonomi dengan Zakat Produktif
Jumat, 24 Desember 2021 | 10:00 WIB
Haafidh Nur Siddiq Yusuf
Kontributor
Nganjuk, NU Online Jatim
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nganjuk, Moh Afif Fauzi mengajak semua elemen yang menangani zakat untuk melakukan pendayagunaan zakat oleh badan atau lembaga zakat. Hal itu agar lebih berorientasi kepada usaha-usaha produktif, tanpa mengabaikan pemanfaatan zakat secara langsung.
Menurutnya, pengelolaan zakat produktif yang baik dan benar sesuai syariat hukum Islam serta pendistribusian yang maksimal, akan berdampak besar terhadap perekonomian mustahik.
“Zakat yang diberikan kepada mustahik dapat memberikan peran bagi pertumbuhan ekonomi mustahik jika digunakan untuk aktivitas produksi,” terangnya saat sambutan dalam Webinar ‘Peran Zakat Sebagai Solusi Ekonomi Umat’, Kamis (23/12/2021).
Menurut Afif, kedudukan zakat secara umum memiliki dua dimensi, yakni dimensi vertikal dan horizontal. Maknanya, seseorang menunaikan zakat karena perintah Allah dan melalui zakat pula solidaritas umat akan terwujud.
“Zakat profuktif biasanya dilakukan dengan cara memberikan bantuan kepada mustahik berupa modal bagi pengusaha yang lemah, pembinaan, pendidikan gratis dan lain-lain,” ujar pria yang aktif di Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Nganjuk tersebut.
Dengan demikian, diharapkan mustahik tidak hanya memahami kemampuan dan teknik dalam berwirausaha, namun mereka juga diberikan pemahaman dalam memecahkan berbagai persoalan yang akan mereka alami di dalamnya.
“Sehingga hal tersebut dapat mengurangi terjadinya kebangkrutan dan kerugian terhadap usaha yang dijalankan mustahik,” tuturnya.
Alumnus Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri tersebut menuturkan, kontribusi zakat produktif sangat penting dalam masyarakat. Dengan berkembangnya usaha kecil menengah diharapkan dapat menyerap banyak tenaga kerja.
“Banyaknya tenaga kerja yang terserap akan mengurangi tingkat pengangguran. Sehingga akan berdampak pada daya beli masyarakat yang nantinya akan diikuti oleh pertumbuhan ekonomi di suatu daerah,” pungkasnya.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Merayakan Maulid Nabi, Meneladani 4 Sifat Rasulullah
2
Khutbah Jumat: Kejujuran dan Integritas sebagai Muslim Sejati
3
Pemerintah Sahkan UU Haji Terbaru, Komitmen Layanan Lebih Mudah dan Transparan
4
MUI Jatim: Vaksin MR Boleh Digunakan Saat Kondisi Darurat
5
PBNU Minta Maaf Telah Datangkan Peter Berkowitz: Khilaf dan Kurang Cermat
6
Ning Farida Ulfi Tegaskan Ortu Wajib Dihormat Meski Belum Penuhi Hak Anak
Terkini
Lihat Semua