• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 27 September 2022

Matraman

Ramadlan di Ponorogo, Masjid NU Ramai Kajian Kitab Kuning

Ramadlan di Ponorogo, Masjid NU Ramai Kajian Kitab Kuning
Kajian kitab kuning sebelum buka puasa di Masjid NU Kabupaten Ponorogo. (Foto: NOJ/ZM)
Kajian kitab kuning sebelum buka puasa di Masjid NU Kabupaten Ponorogo. (Foto: NOJ/ZM)

Ponorogo, NU Online Jatim

Bulan suci Ramadlan tentu menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperoleh pahala sebanyak-banyaknya. Salah satunya dengan mengabiskan waktu ngabuburit dengan mengaji. Seperti yang diadakan di Masjid Nahdlatul Ulama (NU) Jalan Sultan Agung, Kabupaten Ponorogo, yang sudah mulai dari awal puasa melaksanakan ngaji sore menjelang berbuka puasa dengan mengkaji kitab kuning.

 

Pada Sabtu (17/04/2021), kajian kitab kuning di masjid tersebut terlihat berlangsung cukup khidmat. Para jamaah yang hadir terasa antusias mengikuti kajian. Apalagi yang mengisi kajian ialah para kiai NU yang sudah tidak diragukan lagi keilmuannya.

 

Bagi warga Nahdiyin, yang ingin mengikuti ngaji kitab kuning, bisa langsung datang ke Masjid NU, dengan patuh protokol kesehatan. Namun, jika ingin menyaksikan dirumah warga Nahdiyin bisa mengikutinya di channel Youtube NU PONOROGO.

 

Marbot Masjid NU Ponorogo Muhammad Nur Rosyid mengatakan, pihak takmir Masjid NU mengadakan ngaji kuning setiap menjelang berbuka puasa dan ba'da Subuh. Untuk pelaksanaannya mulai dari awal Ramadlan kemarin hingga akhir bulan ramadlan nanti.

 

"Sore, dimulai sekitar pukul 16:30 sampai selesai. Terus kajian kuliah subuh, itu sesudah sholat subuh," kata Nur Rosyid kepada NU Online Jatim.

 

Salah satu jamaah Masjid NU, Edi, mengatakan, dengan adanya pengajian tersebut, sia mengaku sangat senang dan bersyukur. Terlebih ngabuburit dengan ngaji bisa menambah pahala daripada menghabiskan waktu dengan hal lainnya.

 

"Alhamdulillah, bisa nambah ilmu juga. Dai yang ngisi Kiai-Kiai NU, berilmu sangat tinggi," ujar Edi.

 

Kajian diisi oleh Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Ponorogo Kiai Nur Sholihin. Ia menyampaikan materi tasawuf dengan sumber kitab Al Hikam.

 

"Yang tadi saya sampaikan adalah ilmu tentang mengkaji hati seseorang. Ilmu bagaiamana mengkaji hati kita, diantaranya tadi dijelaskan orang yang hatinya ingin terang mendapat nur dari Allah ya harus meninggalkan cintanya kepada dunia," paparnya.

 

Editor: Nur Faishal


Matraman Terbaru