• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Matraman

Semarak Harlah NU Mulai Dirayakan di Ponorogo

Semarak Harlah NU Mulai Dirayakan di Ponorogo
Kegiatan lailatul ijtima digelae sekaligus peringatan harloah NU. (Foto: NOJ/Husnul K)
Kegiatan lailatul ijtima digelae sekaligus peringatan harloah NU. (Foto: NOJ/Husnul K)

Ponorogo, NU Online Jatim 
Menyosong hari lahir aytau harlah  Nahdlatul Ulama NU dalam kalender hijriyah, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Sukorejo menggelar rangkaian kegiatan. Yakni lailatul ijtima' pada pada Sabtu (22/01/22) dan simaan Al-Qur'an pada Ahad (23/01/22). Acara ini berlangsung di halaman kantor NU setempat. 
 

"Alhamdulillah, saya mewakili keluarga besar badan otonom NU se-Kecamatan Sukorejo bersyukur dapat menjalankan kegiatan terbuka kembali. Sasarannya bukan hanya untuk jamaah Nahdliyin saja, tetapi seluruh masyarakat turut hadir dalam kegiatan lailatul ijtima, " kata Muhammad Yasin, Ketua MWCNU Sukorejo. 
 

Tujuan lailatul ijtima sebagai sarana silaturrahim keluarga besar NU Sukorejo yang meliputi pengurus MWCNU, lembaga, dan banom. Pada tahun tahun sebelumnya, sebelum acara simaan Al-Qur'an terdapat acara majelis dzikir dan shalawat Rijalul Ansor. Namun pada tahun ini,  MWCNU Sukorejo berinisiatif ditambahkan kegiatan yang berbasis kajian ilmiah. 
 

Isi dari acara ini yakni menghidupkan malam dengan tabarrukan lewat mengkaji kitab Risalah Ahlussunnah wal Jama’ah karya muassis Nahdlatul Ulama yaitu KH M Hasyim Asy'ari yang disampaikan Gus Asvin Abdurrahman. Yang bersangkutan adalah pemimpin Pondok Pesantren Darul Ridlo Siman, Ponorogo. 
 

"Dari kajian kitab ini diharapkan nantinya jaaah NU benar-benar memahami bagaimana Islam yang berhaluan Aswaja bukan sekadar taklid buta namun mengetahui dasar dasarnya," jelas Yasin. 
 

Acara diawali pembacaan shalawat dan ratibbul kubra, kemudian dilanjut dengan kajian kitab. Sedangkan simaan Al-Qur'an dimulai ba'da subuh sampai Asar yang diakhiri istighotsah dan doa khatmil Qur'an. 
 

Kegiatan mendapat respons masyarakat, hal tersebut dibuktikan dengan kehadiran mereka sebelum kegiatan dimulai. 
 

"Insyaallah kegiatan simaan Al-Qur'an ini akan aktif menjadi kegiatan rutin setiap bulannya," pungkas Yasin. 


Editor:

Matraman Terbaru