• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 5 Juli 2022

Metropolis

Alhamdulillah, 9 Pasien Covid-19 Varian India di RSLI Sembuh

Alhamdulillah, 9 Pasien Covid-19 Varian India di RSLI Sembuh
Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh berfoto usai acara 'wisuda' di RSLI Surabaya, Kamis (24/06/2021). (Foto: RSLI)
Pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh berfoto usai acara 'wisuda' di RSLI Surabaya, Kamis (24/06/2021). (Foto: RSLI)

Surabaya, NU Online Jatim

Kabar baik datang dari Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Kamis (24/06/2021). Sembilan pasien Covid-19 varian Delta B.1.617.2 (India) yang dirawat di sana sudah dinyatakan sembuh. Mereka juga sudah dibolehkan pulang tanpa mengalami gejala susulan.

 

Penanggung jawab RSLI Laksanaman Pertama TNI I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara menjelaskan, delapan dari sembilan pasien Covid-19 varian India itu dirawat di RSLI sementara satu pasien dirujuk ke RSUD Bojonegoro.  Mereka semua dinyatakan sembuh setelah dua kali tes usap PCR dinyatakan negatif.

 

"Semua pasien yang tekonfirmasi tersebut telah dirawat dengan baik, dan semuanya sudah dinyatakan sembuh dan bisa pulang/KRS (Keluar Rumah Sakit) oleh Dokter Penanggung jawab Pasien (DPJP). Sesuai KMK, mereka telah menjalani perawatan lebih dari 10 hari dan dengan swab PCR dua kali negatif mereka dinyatakan sembuh," katanya dalam keterangan tertulis diterima wartawan.

 

Begitu pulang, mereka diharuskan menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing selama tiga sampai lima hari, untuk memastikan kondisinya betul-betul prima, tidak ada gejala susulan, dan kondisi tubuh mengalami pemulihan. Selama menjalani isolasi mandiri, mereka diawasi oleh PKM dan Dinas Kesehatan setempat.

 

Dengan kesembuhan sembilan pasien itu, Nalendra berharap masyarakat tidak terlalu takut dengan munculnya Covid-19 varian baru dari India. Namun demikian, kewaspadaan tetap harus dijalankan dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan dengan baik dan benar.

 

"Menghadapi kondisi sekarang, perlu perubahan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kebiasan baru 5M yang harus ditekankan oleh pemerintah dan dijalankan oleh seluruh warga masyarakat. Semua lapisan masyarakat diharapkan bahu membahu mengatasi kondisi ini, tetap tenang dan tidak panik mencermati situasi yang ada," tandas Nalendra.

 

Ia menambahkan, sampai saat ini pasien yang dirawat RSLI sebanyak 291 orang, sementara total kapasitas bangsal sebanyak 410 unit. Jumlah pasien berkurang karena pada Kamis ini terdapat 52 orang yang sudah sembuh dan 'diwisuda', 31 di antaranya yang sembuh ialah dari klaster Bangkalan.

 

Editor: Nur Faishal​​​​​​​


Metropolis Terbaru