• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 9 Desember 2022

Metropolis

Begini Ikhtiar IPNU-IPPNU di Lamongan Lahirkan Pemimpin Andal

Begini Ikhtiar IPNU-IPPNU di Lamongan Lahirkan Pemimpin Andal
Pembukaan LDKP PK IPNU IPPNU di Sambeng Lamongan di Mojokerto. (Foto: NOJ/Titik NM)
Pembukaan LDKP PK IPNU IPPNU di Sambeng Lamongan di Mojokerto. (Foto: NOJ/Titik NM)

Mojokerto, NU Online Jatim
Beragam cara dilakukan dalam upaya melahirkan pemimpin masa depan yang andal. Karena membekali keterampilan dan pemahaman yang benar sangat penting utamanya bagi generasi calon penerus perjuangan.
 

Seperti yang dilakukan Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Madrasah Tsanawiyah (MTs) Empat Lima Assa'adah, Kandangan dan MTs Al Hikmah Gempolmanis Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan. Yakni dengan menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan Pelajaran (LDKP) yang dipusatkan di Graha NU Pacet Mojokerto, Senin hingga Selasa (11-12/01/2022).
 

“Semenjak dini, pelajar NU harus kita tempa agar kelak menjadi pemimpin yang andal,” kata Nasrullah, Kepala Sekolah MTs Empat Lima Assa'adah saat sambutan.
 

Dijelaskan bahwa pemimpin karbitan akan bersifat dan bersikap tidak Pancasilais apalagi agamis. Bahkan cenderung anarkhis alias memaksakan diri, Maka ketika mempraktikannya pun akan timbul bullying atau kekerasan di lingkungan sekolah.
 

"Saya yakim lewat LDKP, bisa dijadikan pembekalan dini untuk melangkah menjadi pemimpin masa depan yang agamis dan Pancasilais,” ungkapnya.
 

Dalam pandangannya, akan berbeda orang yang berilmu dengan yang tidak berilmu. Diingatkan bahwa dalam memimpin pun ada ilmu, yakni ilmu seni manajemen termasuk pelatihan dasar kepemimpinan.
 

Rendi Saputra selaku Ketua PAC IPNU Sambeng menjelaskan, LDKP digelar dua hari satu malam. Adapun materi yang disajikan antara lain Aswaja dan ke-NU-an, IPNU-IPPNU, keorganisasian, kepemimpinan dan keindonesiaan.
 

"Narasumber yang disediakan dalam LDKP ini dari orang orang andal dalam bidangnya, dan kegiatan diikuti kurang lebih 90 siswa perwakilan dari kelas tujuh dan delapan, Sesuai program sekolah, kegiatan ini akan diagendakan setiap tahun,” katanya.
 

Ia berharap dengan bekal awal untuk menjadi pelajar yang mampu untuk menjadi pemimpin yang bermartabat. 
 

“Hal tersebut sesuai tema kegiatan yaitu berperilaku hidup berdasarkan nurani yang menjunjung tinggi kebenaran keadilan serta melestarikan kebudayaan yang ada,” tandasnya.


Editor:

Metropolis Terbaru