• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 25 Juni 2022

Metropolis

Cerita Ketua NU Pasuruan Dipercaya Pimpin Rijalul Ansor Jatim

Cerita Ketua NU Pasuruan Dipercaya Pimpin Rijalul Ansor Jatim
HM Nailur Rochman, Ketua PCNU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ)
HM Nailur Rochman, Ketua PCNU Kota Pasuruan. (Foto: NOJ)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan HM Nailur Rochman atau Gus Amak mengatakan, pada mulanya dirinya tidak serta merta bersedia saat diajak bergabung di Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur. Penolakan tersebut tentu didasarkan atas beberapa pertimbangan.

 

“Cukup lama saya diam, tapi Gus Ketua (HM Syafiq Syauqi) tetap saja meminta saya untuk membantu beliau,” kisah Gus Amak dalam postingannya di instagram @m.nailurrochman, Selasa (26/01/2022).

 

Namun, akhirnya dirinya sanggup bergabung dan bersedia menjadi bagian Ansor Jatim, bahkan didapuk jadi Ketua PW MDS Rijalul Ansor Jatim. Ia mengaku tidak ada niatan apapun, selain alasan sederhana sebagai bentuk khidmah kepada NU.

 

“Kalau cinta sama NU ya cinta Ansor, karena Ansor adalah NU masa depan. Selain itu, hati memang mantap ingin membantu perjuangan beliau di Ansor Jatim,” ungkapnya.

 

Seiring dengan perjalanan waktu, dirinya mengaku bersyukur bisa menjadi bagi dari Ansor Jatim. Ia menyebutkan, bahwa Gus Syafiq merupakan sosok tokoh muda dan bijak. 

 

“Ia mampu mengendalikan dan mengingatkan tanpa merendahkan. Bisa memperlakukan timnya dengan hangat dan akrab. Meski demikian, tugas organisasi tetap dikejar, tidak sekedar memberi target capaian tapi juga memberikan dukungan, baik moril maupun materil,” jelasnya.

 

Dikatakan, bahwa kesediaannya untuk bergerak dalam khidmah organisasi di semua lini tidak lepas dari gaya Gus Syafiq dalam menjaga amanah organisasi. Ia mampu membuat seseorang merasa dibutuhkan dan memberikan mandat dengan kepercayaan penuh. 

 

“Yang hebat adalah beliau tidak canggung mengucapkan "terima kasih" sebagai bentuk apresiasi kepada jajarannya. Hal ini saya kira sulit dilakukan sosok pimpinan,” ungkapnya.


Metropolis Terbaru