Home Metropolis Warta Pendidikan Malang Raya Pemerintahan Madura Parlemen Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Mitra Pustaka

Cetak Kader Pemimpin, IPNU-IPPNU di Sidoarjo Gelar Diklatama

Cetak Kader Pemimpin, IPNU-IPPNU di Sidoarjo Gelar Diklatama
Diklatama III oleh PAC IPNU-IPPNU Jabon, Sidoarjo guna mencetak kader pemimpin. (Foto: NOJ/ Maschan Yusuf)
Diklatama III oleh PAC IPNU-IPPNU Jabon, Sidoarjo guna mencetak kader pemimpin. (Foto: NOJ/ Maschan Yusuf)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Jabon menggelar Pendidikan dan Latihan Pertama (Diklatama) ke-3. Kegiatan dipusatkan di Balai Desa Terompoasri, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.

 

Pelatihan tersebut digelar selama tiga hari sejak Jum’at (08/10/2021) hingga Ahad (10/10/2021). Adapun tema yang diusung 'Membentuk Kader yang Tangguh, Disiplin, Militan dan Bertanggung Jawab serta Berteguh kepada Ahlussunnah wal Jamaah'.

 

Ketua PAC IPNU Jabon, M Syukron Zazuli berharap agar pelatihan ini dapat dijadikan ajang untuk memompa semangat kader untuk berjuang di organisasi pelajar NU melalui Corps Brigade Pembangunan (CBP) dan Korps Pelajar Putri (KPP).

 

Menurutnya, para kader di IPNU-IPPNU harus mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh agar menjadi kader militan dan memiliki loyalitas tinggi. Sehingga nantinya dapat melanjutkan tongkat estafet kepengurusan untuk berjuang dan berkhidmah di Nahdlatul Ulama.

 

"Saya berharap, kegiatan ini nantinya dapat melahirkan kader yang punya loyalitas dan kapabilitas tinggi terhadap organisasi," ungkap Zazuli kepada NU Online Jatim.

 

Sementara itu, Komandan DKAC KPP Kecamatan Jabon, Anjela Kriskurnia menjelaskan bahwa pelatihan Diklatama ini rutin digelar setiap periode kepengurusan. Pelatihan tersebut digelar untuk mempersiapkan kader agar menjadi pemimpin yang kuat nantinya.

 

Menurut Anjela, calon pemimpin saat ini harus dipersiapkan secara dini untuk menumbuhkan jiwa kepekaan dan rasa kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar. Sebab, di pundak pelajar NU tersemat harapan menjadi permata penjaga nusa dan bangsa.

 

 

"Diklatama tersebut penting dilakukan untuk memberi pelatihan yang dapat membangun kesadaran pelajar, serta membentuk watak dan rasa kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan masyarakat," pungkasnya.

Terkait

Metropolis Lainnya

terpopuler

rekomendasi

topik

Terkini