• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 8 Desember 2022

Metropolis

Di Penghujung Muharram, LAZISNU Tertua di Sidoarjo Ajak Warga Santuni Yatim

Di Penghujung Muharram, LAZISNU Tertua di Sidoarjo Ajak Warga Santuni Yatim
Santunan anak yatim yang digelar oleh UPZIS LAZISNU Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Ahad (28/08/2022). (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)
Santunan anak yatim yang digelar oleh UPZIS LAZISNU Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Ahad (28/08/2022). (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Unit Pengelola Zakat, Infaq dan Shadaqah (UPZIS) Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo mengadakan santunan anak yatim di penghujung Bulan Muharram 1444 Hijriyah.

 

Agenda rutin tahunan ini dilangsungkan di dua lokasi yakni di Mushalla Darussalam dan Mushalla Ar-Rahman desa setempat, Ahad (28/08/2022). Menariknya, LAZISNU tertua di Kabupaten Sidoarjo yang dibentuk sejak tahun 2012 lalu tersebut mengajak warga sekitar untuk ikut menyantuni anak yatim secara langsung.

 

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris UPZIS LAZISNU Kecamatan Buduran Agus Salim mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan santunan anak yatim ini. Ia menyebutkan, hampir seluruh LAZISNU tingkat desa se-Kecamatan Buduran mengadakan santunan anak yatim di momen Bulan Muharram tahun ini.

 

“Semoga UPZIS LAZISNU Desa Sukorejo ke depan bisa lebih baik dalam melakukan inovasi  program-programnya. Kami berharap santunan ini tidak hanya diberikan secara konsumtif, tapi difokuskan untuk pendidikan anak yatim, karena mereka adalah generasi penerus pemimpin masa depan,” katanya kepada NU Online Jatim.

 

Sementara itu, Ketua UPZIS LAZISNU Desa Sukorejo M Irfan mengatakan, pihaknya sengaja melibatkan warga dalam acara ini agar bisa lebih dekat dan mengetahui keadaan anak yatim yang disantuni. Adapun anak yatim yang mendapatkan santunan berjumlah 41 anak.

 

“Teknis penyalurannya dibagi menjadi dua sesi yakni pagi dan malam hari. Dalam acara ini LAZISNU Sukorejo menyerahkan santunan berupa uang tunai sebesar 200 ribu per anak serta bingkisan makanan yang anggaran dananya bersumber dari perolehan kaleng Koin NU Peduli,” katanya.

 

Lebih lanjut, ia menambahkan, seluruh anak yatim malam ini juga mendapatkan santunan tambahan dari warga yang hadir dan per anak mendapatkan sebanyak 25 amplop. Dijelaskannya, jumlah santunan yang diterima anak yatim tahun ini meningkat dibandingkan tahun kemarin.

 

“Mudah-mudahan tahun depan lebih banyak warga yang ikut berpartisipasi sehingga santunan yang diterima anak yatim bisa lebih banyak lagi. Acara santunan kali ini selain untuk memperingati tahun baru Islam 1444 Hijriyah juga dalam rangka merayakan HUT RI ke-77,” pungkasnya.

 

Diketahui, acara santunan ini dihadiri oleh Sekretaris UPZIS LAZISNU Kecamatan Buduran, segenap pengurus ranting NU beserta badan otonom (banom), dan warga sekitar.


Metropolis Terbaru