• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 30 Juni 2022

Metropolis

Dilantik, Ketua Baznas Jatim Diminta Peduli Yatim Korban Covid-19

Dilantik, Ketua Baznas Jatim Diminta Peduli Yatim Korban Covid-19
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melantik ketua dan wakil ketua Baznas Jatim. (Foto: Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melantik ketua dan wakil ketua Baznas Jatim. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Surabaya, NU Online Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melantik Roziqi sebagai Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur Periode Tahun 2021-2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (23/08/2021) malam. Kepada pengurus baru, Khofifah meminta agar program kerja difokuskan pada upaya pengasuhan alternatif kepada para yatim, piatu, atau yatim piatu yang ditinggal wafat orang tuanya karena Covid-19.

 

Selain Roziqi, turut dilantik empat wakil ketua masing-masing KH Ali Maschan Moesa, Ahsanul Haq, Muhammad Zakki, dan Husnul Khuluq. Dalam sambutannya, Khofifah memaparkan bahwa berdasarkan data sementara yang masuk, terdapat kurang lebih enam ribu anak yatim, piatu, atau yatim piatu karena Covid-19.

 

Karena itu ia meminta Baznas Jatim memerhatikan para anak malang itu. Perhatian tersebut, bisa dilakukan dari sisi pengasuhan dan pendidikan. Sebab, tumbuh kembang anak-anak membutuhkan lingkungan yang kondusif dalam sebuah proses pengasuhan yang baik.

 

“Memberikan empati, simpati, dan tanggung jawab kita semua untuk memberikan pengasuhan termasuk pendidikan dan tumbuh kembang yang baik bagi anak-anak yang kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya,” kata Khofifah.

 

Khofifah menambahkan, bahwa aksi-aksi seperti ini bisa dituangkan dalam program Baznas Jatim. Karenanya, langkah ini harus disinergikan secara komprehensif. Titik-titik mana yang bisa dilakukan sinergitas terutama dalam proses pengasuhannya, sehingga anak-anak tersebut mendapatkan proses tumbuh kembang yang baik.

 

Sementara itu, Ketua Baznas Jatim Roziqi mengatakan, Baznas merupakan satu lembaga yang dibentuk oleh pemerintah dalam rangka mengelola zakat, infaq, sodakoh, dan kegiatan sosial keagamaan yang lain.

 

“Amanah yang dibebankan kepada Baznas Jatim adalah tugas yang cukup berat. Mengumpulkan dan mendistribusikan dana zakat, infaq, sodakoh, dan kegiatan sosial keagamaan yang lain. Tentunya dalam mengumpulkan dana ini tidak bisa berjalan sendirian, tanpa dorongan dan arahan Ibu Gubernur,” jelasnya.

 

Editor: Nur Faishal


Metropolis Terbaru