• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 3 Desember 2022

Metropolis

Erupsi Semeru Telan Korban Jiwa, Santri di Gresik Shalat Ghoib

Erupsi Semeru Telan Korban Jiwa, Santri di Gresik Shalat Ghoib
Santri Pesantren Zainal Abidin, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik saat shalat ghoib. (Foto: NOJ/ Syafik Hoo).
Santri Pesantren Zainal Abidin, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik saat shalat ghoib. (Foto: NOJ/ Syafik Hoo).

Gresik, NU Online Jatim

Para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Zainal Abidin, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik melaksanakan shalat ghoib untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru. Sholat ghoib dilakukan di aula putra-putri Ponpes Zainal Abidin, Kamis (09/12/2021)

 

Para santriwan-santriwati yang dipimpin salah satu pengurus Ponpes, Ustadz Fathul Alim juga diajak mendoakan para korban.

 

Shalat ghoib dan doa bersama ini sebagai wujud duka cita mendalam atas terjadinya bencana erupsi Gunung Semeru yang menimpa saudara-saudara di Kabupaten Lumajang.

 

Salah satu putra pengasuh Ponpes, Abdul Malik mengatakan, shalat goib dilakukan sebagai ungkapan rasa kemanusiaan, menjaga solidaritas, dan persatuan berkebangsaan islam rahmatan lil alamin. Apalagi para korban yang gugur adalah sesama umat Muslim.

 

"Kita melakukan shalat ghoib sebagai ungkapan duka cita mendalam, apalagi sesama umat Muslim seyogyanya saling mendoakan," kata Gus Malik, sapaan akrab Abdul Malik.

 

Ia mengungkapkan, para santri tidak hanya menunaikan sholat ghoib kali ini saja. Pada setiap bencana yang terjadi khususnya di Indonesia, mereka diwajibkan melaksanakan sholat ghoib dan memanjatkan doa, seperti tragedi bencana jatuhnya pesawat Nanggala 402.

 

"Setiap ada bencana-bencana besar yang terjadi di Indonesia, santri-santri selalu diwajibkan shalat ghoib dan doa bersama, kegiatan ini juga sebagai pembelajaran memupuk rasa kepedulian terhadap sesama," terangnya. 

 

Ahmad Rafi Abdillah, putra bungsu pengasuh Zainal Abidin menambahkan, shalat ghoib dan doa bersama akan kembali digelar sampai bencana erupsi berakhir. Mengingat, sampai saat ini jumlah korban jiwa yang dilaporkan masih terus bertambah. 

 

"Kemungkinan kita akan menggelar shalat ghoib dan doa bersama lagi, untuk mendoakan saudara-saudara Muslim kita yang gugur akibat erupsi Gunung Semeru, semoga mendapat rahmatnya. Dan keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran," harapnya. 

 

 

Hingga kini, pencarian terhadap korban erupsi Gunug Semeru yang belum ditemukan terus dilakukan. Sedangkan para korban selamat sudah dievakuasi ke lokasi pengungsian di sejumlah tempat.

 

Editor: Romza

 


Editor:

Metropolis Terbaru