• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 23 April 2024

Metropolis

Gus Ali Imbau Nahdliyin Perbanyak Baca Shalawat di Bulan Sya'ban

Gus Ali Imbau Nahdliyin Perbanyak Baca Shalawat di Bulan Sya'ban
Wakil Rais PWNU Jatim, KH Agoes Ali Masyhuri atau Gus Ali. (Foto: NOJ/ ISt)
Wakil Rais PWNU Jatim, KH Agoes Ali Masyhuri atau Gus Ali. (Foto: NOJ/ ISt)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Wakil Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, KH Agoes Ali Masyhuri atau Gus Ali memaparkan mengenai keistimewaan bulan Sya'ban dan amalan memperbanyak membaca shalawat.

 

“Bulan Sya'ban adalah bulan yang istimewa. Di antara keistimewaan bulan Sya'ban karena diturunkannya ayat shalawat dan salam kepada Rasulullah SAW," ucap Gus Ali, sapaan akrabnya, dikutip NU Online Jatim pada Rabu (21/02/2024).

 

Gus Ali juga menerangkan mengenai penjelasan Imam Qurthubi dalam kitab Tafsir Qurthubi tentang shalawat. Bahwa, shalawatnya Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW berarti rahmat dan keridhoan-Nya kepada nabi.

 

“Sedangkan shalawatnya para malaikat berarti doa dan permohonan ampun dan istighfar mereka bagi Rasulullah SAW. Adapun shalawatnya umat nabi merupakan doa dan pengagunggan terhadap kedudukan Rasulullah SAW," tutur Gus Ali.

 

Ia menjelaskan, bahwa salah satu amalan yang dapat dilakukan di bulan Sya'ban adalah dengan memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Sebab, dengan membaca shalawat 1 kali, maka Allah SWT akan membalasnya 10 kali lipat.

 

“(Ini) Sungguh nikmat yang patut kita syukuri, ibadah ringan dengan pahala yang besar. Balasan yang diberikan oleh Allah SWT selalu lebih sempurna dan lebih baik dibandingkan dengan amal hambaNya,” ucapnya.

 

Selain itu, dalam kesempatan tersebut Gus Ali juga menjelaskan mengenai pentingnya bersikap husnudzan kepada Allah SWT. "Bila kamu ingin menjadi orang yang selamat dunia dan akhirat. Maka berprasangka baiklah kepada seluruh ketetapan Allah SWT," katanya.

 

“Jika kita berhusnudzan maka insyaallah akan mendapatkan hal yang baik pula,” pungkas Pengasuh Pondok Pesantren Progresif Bumi Sholawat, Sidoarjo ini.

 

Penulis: Nur Aini Rohmawati


Metropolis Terbaru