• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Metropolis

Ijazah Wiridan dari Syekh Ali Jaber

Ijazah Wiridan dari Syekh Ali Jaber
Syekh Ali Jaber saat mengisi tausiah di Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa).
Syekh Ali Jaber saat mengisi tausiah di Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa).

Surabaya, NU Online Jatim

Kabar duka kembali menyelimuti bangsa ini karena salah seorang pendakwah yakni Syekh Ali Jaber wafat, innalillahi wainna ilahi rajiun.

 

 Kepastian meninggalnya kiai yang dikenal sebagai dai dan pecinta al-Qur'an tersebut disampaikan Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Al-Habsyi, Kamis (14/01/2021).

 

Disampaikan sejumlah laman bahwa Syekh Ali Jaber dilaporkan semakin menunjukkan perkembangan yang baik. Selama dirawat intensif karena Covid-19 sejak Selasa (29/12/2020) lalu, kesehatan dai kelahiran Madinah ini terus memperlihatkan perkembangan baik. 

 

"Alhamdulillah wa syukurillah, berdasarkan laporan observasi medis harian, keadaan Syekh Ali Jaber hari ini selasa 5 Januari 2021 menunjukkan perkembangan yng amat baik," jelas Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Al-Habsyi, Selasa (05/01/2021).

 

Wafatnya Syekh Ali Jaber menyisakan duka mendalam karena sosok beliau yang dianggap ulama penyejuk dan moderat di Indonesia. Tidak sedikit ilmu yang diajarkan Syekh Ali kepada umat Islam di Indonesia.

 

Salah satunya ijazah wiridan dari Syekh Ali pernah disampaikan saat acara 100 hari wafatnya almarhum KH Moh Hasan Abdul Bar Genggong Probolinggo, Rabu (09/12/2020).

 

Pada acara tersebut, Syekh Ali mengatakan, al-Fatihah adalah surat yang paling sempurna dalam al-Qur’an. “Bahkan ketika turunnya al-Fatihah dalam membawa cahaya,” kata Syeikh Ali saat mengisi tausiah sebagaimana disimak NU Online Jatim melalui salah satu akun Youtube yang mengunggah ceramah Syekh Ali, Kamis (14/01/2021).

 

“Saya akhiri wirid. Wirid sederhana, tapi insyaallah menjadi wasilah untuk menyempurnakan syukur nikmat dan sekaligus menjadi wasilah ampunan dosa. Dengan ucapan alhamdulillah, astaghfirullah,” demikian disampaikan Syekh Ali kala itu.

 

Selanjutnya, Syekh Ali mengungkapkan keistimewaan ayat kursi dan bacaan shalawat. Sementara diakhir tausiahnya, Syeikh Ali mengajak jamaah berdoa bersama.

Adapun ijazah wiridan tersebut yaitu:

 

1. Membaca Surat al-Fatihah

2. Membaca hamdalah dan istighfar

3. Membaca ayat kursi selesai shalat dan sebelum tidur

4. Membaca shalawat sebanyak-banyaknya melebihi 300 kali.

 


Editor:

Metropolis Terbaru