• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 1 Desember 2022

Metropolis

Ke Muktamar Ke-34 NU? Sempatkan Singgah di Pameran Manuskrip

Ke Muktamar Ke-34 NU? Sempatkan Singgah di Pameran Manuskrip
Saksikan pameran turost Islam dan seminar tentang manuskrip selama Muktamar Ke-34 NU. (Foto: NOJ/ISt)
Saksikan pameran turost Islam dan seminar tentang manuskrip selama Muktamar Ke-34 NU. (Foto: NOJ/ISt)

Surabaya, NU Online Jatim
 

Muktamar Ke-34 NU akan digelar di Lampung sejak Rabu hingga Kamis (22-23/12/2021). Perhelatan 5 tahunan ini menjadi ajang silaturahim akbar bagi Nahdliyin atau warga NU dari seluruh daerah di Indonesia, termasuk mereka yang datang dari  luar negeri. Banyak agenda yang dipersiapkan, termasuk agenda resmi berkaitan dengan internal organisasi NU hingga pemilihan ketua umum dan rais aam. 
 

“Karenanya, dalam rangka ikut serta menyemarakkan Muktamar Ke-34 NU, para pegiat manuskrip Nusantara dan pesantren akan menggelar berbagai macam agenda,” kata Lora Usman Hasan, Ketua Lajnah Turats Ilmiy Syaikhana Kholil Bangkalan, Ahad (19/12/2021). 
 

Dirinya menyebutkan bahwa para pegiat ini adalah komunitas santri dari berbagai daerah di Indonesia yang bergerak atas nama ‘Nahdlatut Turots’.
 

“Sebuah organisasi yang diinisiasi dalam rangka mengenalkan kembali manuskrip-manuskrip ulama Nusantara dan pesantren,” kata aktivis Nahdlatut Turots (NT) tersebut.
 

Dikemukakan bahwa selama Muktamar NU di Lampung, beberapa agenda yang sudah disiapkan.
 

“Di antaranya pameran turost Islam dan pesantren, seminar tentang manuskrip dan jati diri bangsa,” katanya. 
 

Dua acara ini akan dimulai dengan deklarasi Nahlatut Turots yang akan dihadiri masyayikh dan habib, serta sejumlah pegiat dan peneliti turost dan manuskrip pesantren. Acara ini akan dipusatkan di gedung Sport Center Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung sejak Selasa hingga Kamis (21-23/12/2021).
 

“Momentum ini menjadi gerak lanjut dari Bangkalan di mana nahdlatut turots mengabdikan diri untuk kemudian mengajak berbagai pihak agar terbangun kesadaran kolektif untuk mengenal dan memahami betapa pentingnya manuskrip ulama nusantara dan pesantren,” urainya. 
 

Lebih lanjut dikemukakan bahwa naskah memiliki mata rantai dengan jati diri kebangsaan. Juga manuskrip ulama Nusantara dan pesantren bukanlah benda mati, tanpa arti. Atau bahkan dianggap jimat yang tidak perlu didekati. 
 

“Manuskrip memuat pengetahuan dan kearifan ulama dalam pengetahuan, baik kaitan dengan nilai-nilai Islam, pengobatan dan lain-lain. Karenanya, manuskrip perlu dilestarikan dan dikaji sehingga para santri perlu belajar kepada mereka yang lebih dulu bergelut dengan hal ini,” kata Gus Ahmad Najib Ketua Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Jawa Timur. 
 

Perlu diketahui, pameran turost Islam dan pesantren akan diisi oleh koleksi karya KH Sholeh Darat Semarang, Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan, Hadratus Syeikh Hasyim Asy’ari, dan karya ulama. Selama ini keberadaannya menjadi koleksi pegiat manuskrip dari Komunitas Pegon yang dikomandoi Ayung Notonegoro, Turots Ulama Nusantara (TUN), dan lain-lain. Sementara, seminar akan dihadiri Ulil Absar Abdallah, A Ginanjar Sya’ban, KH Mujab, Mahrus el-Sawa, dan cendekiawan lain. 
 

“Karenanya, muktamirin dari berbagai daerah yang hadir di Muktamar Ke-34 NU diharap tidak melewatkan agenda-agenda akbar nahdlatut turots,” harap Gus Najib, sapaannya. 
 

Untuk mengetahui lebih detail agenda ini, bisa menghubungi Lora Mufti Shohib (+6287744456794) dan Gus Ahmad Karomi (0856-4838-4666).
 


Editor:

Metropolis Terbaru