• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Metropolis

Ketua NU Sidoarjo Berharap Muktamar NU Hasilkan Terobosan dalam Ekonomi

Ketua NU Sidoarjo Berharap Muktamar NU Hasilkan Terobosan dalam Ekonomi
Ketua PCNU Kabupaten Sidoarjo KH Maskhun dalam suatu acara. (Foto: NOJ/LYR)
Ketua PCNU Kabupaten Sidoarjo KH Maskhun dalam suatu acara. (Foto: NOJ/LYR)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan diselenggarakan di Lampung pada 23-25 Desember 2021 mendatang turut menyita perhatian sejumlah tokoh NU di penjuru tanah air. Pesan dan harapan pun disampaikan agar tercipta suasana kondusif pada perhelatan akbar lima tahunan ini.

 

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo KH Maskhun berharap pelaksanaan Muktamar NU tidak mundur lagi, karena Muktamar NU merupakan momen yang sangat penting dalam rangka menuju satu abad Jam’iyyah Nahdlatul Ulama (NU).

 

“Termasuk perubahan-perubahan yang akan dilaksanakan nantinya juga bisa berjalan lancar, kemarin yang sempat menjadi perdebatan salah satunya tentang pemilihan calon Ketua Umum PBNU melalui sistem AHWA. Mudah-mudahan di Muktamar ini nantinya akan ada keputusan yang terbaik untuk NU ke depan,” tuturnya kepada NU Online Jatim, Senin (15/11/2021).

 

Lebih lanjut, Kiai Maskhun mengatakan, program-program prioritas yang telah dicanangkan di Muktamar ke-33 di Jombang sudah cukup bagus. Program tersebut diantaranya di bidang kesehatan, di Sidoarjo sudah memiliki rumah sakit besar, akan tetapi di PCNU lainnya masih banyak yang belum memiliki.

 

“Kedua, di bidang pendidikan khususnya perguruan tinggi, sudah cukup banyak berdiri perguruan tinggi NU dan berhasil, tapi masih perlu ditingkatkan lagi. Sehingga perguruan-perguruan tinggi NU nantinya akan menjadi  rujukan bagi kaum milenial dalam mengembangkan ilmu pengetahuannya,” katanya.

 

Ketiga, di bidang ekonomi, menurutnya, hal ini yang menjadi momok bagi NU, dan sekarang sudah mulai banyak dirintis pendirian Baitul Mal wat Tamwil (BMT) NU oleh PCNU-PCNU di Indonesia dan perkembangannya juga sudah bagus.

“Semoga dalam Muktamar nanti juga ada terobosan-terobosan baru sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas  ekonomi baik warga, umat, maupun lembaga. Selain itu, penyelamatan aset ini juga sangat penting, agar seluruh aset-aset NU terselamatkan dan bersertifikat semua, serta tersimpan dengan baik,” ungkapnya.

 

Terkait undangan Muktamar NU, Kiai Maskhun mengemukakan, saat ini pihaknya masih menunggu. Dikarenakan masih pandemi, kemungkinan yang mendapat undangan sangat terbatas. Dirinya mengingatkan, hal tersebut harus menjadi perhatian para Nahdliyyin khususnya di kawasan Kabupaten Sidoarjo.

 

“Muktamar NU mungkin akan diperketat, kaitannya dengan penggembira, jangan sampai nanti timbul kekecewaan, karena mungkin warga Nahdliyyin sudah banyak yang sewa bis dan lain sebagainya. Sebenarnya momen lima tahunan ini menjadi kebanggaan bagi warga NU se-Indonesia, tidak hanya dari Jawa, penggembira dari luar Jawa pun banyak yang ingin hadir, tapi karena situasinya masih pandemi, kita harus bisa menahan diri,” pungkasnya.


Metropolis Terbaru