• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Metropolis

Khidmat Jamiyah, NU di Bawean Tempuh Jalur Laut hingga Dua Jam

Khidmat Jamiyah, NU di Bawean Tempuh Jalur Laut hingga Dua Jam
Khidmat pengurus MWCNU Daun, Pulau Bawean tempuh perjalanan laut hingga dua jam guna aktifkan organisasi. (Foto: NOJ/ Aminuddin)
Khidmat pengurus MWCNU Daun, Pulau Bawean tempuh perjalanan laut hingga dua jam guna aktifkan organisasi. (Foto: NOJ/ Aminuddin)

Gresik, NU Online Jatim

Perjuangan pengurus NU di sejumlah daerah tidak melulu dilalui dengan mudah. Terkadang perlu menyeberangi lautan luas dengan jarak tempuh hingga berjam-jam. Hal ini sebagaimana yang dilakukan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Daun, Pulau Bawean, Gresik.


Dengan menaiki tiga perahu, sebanyak 22 pengurus MWCNU Daun berangkat menuju Pulau Gili, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Rabu (16/03/2022) malam. Jarak tempuh selama dua jam perjalanan laut tidak menghalangi khidmat mereka untuk melaksanakan Lailatul Ijtima Nahdlatul Ulama dan rapat persiapan safar Ramadhan di pulau setempat yang bertepatan dengan malam nisfu Sya’ban.


"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat Pulau Gili luar biasa. Penyambutan dan suguhannya sangat bagus,” kata Kiai Nashiruddin, Ketua MWCNU Daun.


Ia menceritakan, dirinya bersama 22 pengurus lainnya berangkat sekira pukul 17.00 WIB dan sampai di Pulau Gili ketika adzan Maghrib berkumandang. Pihaknya kembali ke Bawean pukul 23.00 WIB.

 

"Meski Pulau Gili terpisah dengan Pulau Bawean, tetapi masih masuk wilayah MWCNU Daun. Makanya, kami juga punya tanggung jawab untuk mengaktifkan NU di pulau ini,” terang Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Kalimalang ini.


Dirinya mengaku, berkegiatan ke Pulau Gili menjadi tantangan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi pengurus MWCNU Daun. Mengingat, banyak perjuangan yang mesti dilakukan untuk sampai ke salah satu pulau terpencil di Bawean tersebut.


“Alhamdulillah, kali ini cuaca bersahabat. Selama periode ini, kami pengurus MWCNU Daun sudah lima kali berkegiatan di Pulau Gili,” imbuh Kai Nashiruddin.


Diketahui, acara dikemas dengan pembacaan yasin, tahlil, dan ngaji kitab Fathul Qarib. Selain itu, ada pula penyampaian materi tentang penguatan Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah kepada warga Pulau Gili.
 


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris dan Bendahara Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bawean. Turut serta pula Rais MWCNU Daun Kiai Ahmad Shodiq, dan pengurus yang lain.


Metropolis Terbaru