• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Senin, 27 Juni 2022

Metropolis

Musker NU Porong Sidoarjo Usung Spirit Kemandirian

Musker NU Porong Sidoarjo Usung Spirit Kemandirian
Pelaksanaan Musyawarah Kerja I MWCNU Porong, Sidoarjo. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)
Pelaksanaan Musyawarah Kerja I MWCNU Porong, Sidoarjo. (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Majelis Wakil Cabang Nahdltul Ulama (MWCNU) Kecamatan Porong, Sidoarjo menggelar Musyawarah kerja (Musker) I. Kegiatan yang mengusung spirit kemandirian itu dipusatkan di Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida), Ahad (20/03/2022).


Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, H Isa Hasanuddin mengapresiasi pelaksanaan Musker MWCNU Porong yang digelar secara mandiri tersebut. Salah satu contohnya ialah pengadaan souvenir berupa kopiah Nahdlatul Ulama (NU) yang dibeli dengan dana swadaya.


“Saya sangat mengapresisasi MWCNU porong ini karena bisa melaksanakan Musker secara mandiri. Bahkan sudah selayaknya MWCNU Porong menjadi MWC terbaik sedunia dan akhirat,” tuturnya dengan nada sedikit bercanda.


Sementara Rais MWCNU Porong, KH Lukman Marzuki mengingatkan, bahwa bermusyawarah adalah perintah Allah SWT dalam Al-Qur’an untuk mencari solusi, serta memecahkan segala urusan. Kendati demikian, apapun yang direncanakan dalam Musker hasilnya tetap dipasrahkan kepada ketentuan Allah SWT.


“Bermusyarah dalam mencari solusi dalam setiap urusan adalah perintah Allah dalam Al-Qur’an. Namun, apapun yang kita rencanakan dalam Musker hasilnya tetap tidak lepas dari campur tangan Allah SWT,” tegasnya.


Di sisi lain, Ketua MWCNU Porong H Sugiono mengungkapkan, Musker ini merupakan forum untuk merumuskan program kerja ke depan yang akan di lakukan oleh lembaga-lembaga yang ada di lingkungan MWCNU Porong. Hal ini menurutnya merupakan bagian tindak lanjut dari amanat konferensi.


Ia menjelaskan, dipilihnya Unusida sebagai tempat pelaksanaan Musker karena hasil kesepakatan para pengurus agar Musker berjalan efisien serta untuk mengenalkan lembaga pendidikan yang dimiliki oleh NU.


“Unusida dipilih sebagai tempat Musker salah satunya sebagai upaya mengenalkan perguruan tinggi NU kepada masyarakat melalui pengurus NU di tingkat MWCNU dan Ranting,” ungkapnya.
 


Musker MWCNU Porong ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua PCNU Sidoarjo. Agenda ini diikuti oleh 220 peserta, terdiri dari pengurus harian MWCNU, lembaga dan badan otonom (banom) NU, serta tiga orang utusan masing-masing Ranting NU se-Kecamatan Porong.


Metropolis Terbaru